Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (15/7/2026). Rupiah naik 0,15 persen ke level Rp 18.064 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 18.091 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Ringgit Malaysia menguat 0,26 persen, disusul dolar Taiwan yang naik 0,13 persen, yen Jepang 0,12 persen, yuan China 0,09 persen, dolar Singapura 0,07 persen, dan dolar Hong Kong 0,004 persen. Sementara itu, won Korea Selatan melemah 0,01 persen dan baht Thailand turun 0,03 persen.
Baca juga : Masih Melemah, Rupiah Tembus Rp 18.116
Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,08 persen ke level 100,62.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya menunjukkan pergerakan beragam. Rupiah melemah 0,08 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 24.176, stagnan terhadap euro di level Rp 19.978, serta melemah 0,03 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.600.
Baca juga : Makin Lemah, Rupiah Tembus Rp 18.122
Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen positif terhadap rupiah didorong oleh proyeksi S&P Global Ratings yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai 5 persen per tahun dalam tiga tahun ke depan, meski di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Lembaga pemeringkat ini mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada kategori layak investasi (investment grade) BBB dengan prospek tetap stabil,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga : Rupiah Perkasa Ke Level Rp 18.076
Meski demikian, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini masih akan berfluktuasi dan berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp 18.090 hingga Rp 18.140 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya