Dark/Light Mode

DPM Bekali Warga Lingkar Tambang Keterampilan Usaha Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 17:57 WIB
PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) pelatihan pembuatan keripik dan aneka kue basah bagi kelompok perempuan di desa-desa lingkar tambang. Foto: DPM
PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) pelatihan pembuatan keripik dan aneka kue basah bagi kelompok perempuan di desa-desa lingkar tambang. Foto: DPM

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Kali ini, perusahaan menggelar pelatihan pertukangan kayu serta pelatihan pembuatan keripik dan aneka kue basah bagi kelompok perempuan di desa-desa lingkar tambang.

Program tersebut disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat (needs assessment) yang dilakukan tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT DPM.

Langkah ini dilakukan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan potensi ekonomi lokal dan mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Pelatihan pertukangan kayu dilaksanakan pada 23 Juli 2026 dengan melibatkan 12 peserta dari empat desa lingkar tambang, yakni Desa Tungtung Batu, Polling Anak-Anak, Longkotan, dan Bongkaras.

Sebagian besar peserta telah memiliki pengalaman dasar di bidang pertukangan dan pembangunan rumah. Sementara itu, pelatihan pembuatan keripik dan aneka kue basah digelar pada 27-28 Juli 2026.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan Suvenir Karya UMKM bagi Pengunjung GIIAS 2026

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 26 kelompok perempuan dari desa-desa sekitar dan menggandeng fasilitator dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Dairi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan membuat berbagai produk olahan seperti keripik singkong, keripik pisang, kue tart, brownies, hingga bolu tape.

Keterampilan itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi kelompok perempuan untuk merintis usaha rumahan berbasis UMKM dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Untuk pelatihan pertukangan, PT DPM bekerja sama dengan Toko Furnitur Dalihan Natolu di Parongil (PT Karya Total Mandiri) dengan menghadirkan Dayan sebagai fasilitator.

Peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari teknik dasar pertukangan, penggunaan alat manual dan elektrik, pengenalan jenis kayu, hingga pembuatan berbagai produk mebel seperti kursi, meja, lemari, kusen, kanopi, dan kerajinan kayu.

Baca juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026

Selain keterampilan teknis, kedua pelatihan juga membekali peserta dengan pengetahuan mengenai strategi pemasaran, analisis peluang pasar, serta tata kelola usaha agar kelompok usaha binaan mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Chief Legal and External Relations PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah lingkar tambang.

"Inovasi program CSR ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki keahlian praktis yang bernilai ekonomi. Kami berharap pelatihan pertukangan maupun pembuatan kue ini dapat membuka peluang usaha baru dan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi keluarga," kata Radianto, dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Dia menambahkan, antusiasme peserta selama pelatihan menunjukkan tingginya semangat masyarakat untuk mengembangkan usaha. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman antara warga dan pelaku usaha lokal sehingga mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing usaha masyarakat.

Apresiasi disampaikan peserta pelatihan pertukangan asal Dusun Sopokomil, Sahmin Bako. Ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha pertukangan di desanya.

Baca juga : UMKM BERANI, Program KKN-BBK 8 UNAIR Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

"Sebelumnya kami hanya mengandalkan keterampilan dasar. Melalui pelatihan ini kami mendapat banyak ilmu baru, bisa bertukar pengalaman dengan pelaku usaha yang sudah sukses, serta makin termotivasi untuk memajukan usaha pertukangan di desa kami," ujarnya.

Hal senada disampaikan Vivi Aprianti, peserta pelatihan pembuatan kue dari Desa Tungtung Batu. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha rumahan sekaligus membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

"Kami jadi punya keterampilan baru untuk merintis usaha rumahan dan membantu menambah pendapatan keluarga. Terima kasih kepada PT DPM yang telah menghadirkan program pemberdayaan yang sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat," pungkas Vivi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.