Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 yang merebak ke seluruh penjuru dunia membuat aktivitas perdagangan turut tertekan. Termasuk buah-buahan impor yang selama ini membanjiri pasar Indonesia. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai toko buah di Jakarta, penjualan buah impor, khususnya asal China, seperti jeruk, lengkeng, apel, dan pir, turun drastis.
“Jumlahnya menurun tajam. Berdasarkan data BPS, impor buah-buahan pada Februari 2020 sebanyak 14,5 ribu ton. Turun 45 persen dibandingkan impor di bulan sebelumnya. Kalau dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2019, impor buah turun hingga 54 persen,” ujar Direktur Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Liferdi Lukman, Rabu (8/4).
Baca juga : Menteri Teten Lantik Pejabat Fungsional
Namun, kondisi ini justru baik bagi petani Indonesia. Kondisi ini membuka peluang besar bagi buah-buahan lokal untuk mengisi pasar, menggantikan buah impor.
“Buah-buahan lokal musiman seperti manggis, duku, alpukat, buah naga, jeruk, saat ini sedang panen. Bahkan buah-buahan semusim seperti pisang, jambu biji, pepaya, salak, semangka, dan melon terus berbuah sepanjang tahun,” ungkap pria asal Minang ini. “Ketersediaan buah-buah lokal secara umum mencukupi,” tambahnya.
Baca juga : Senator Puji Strategi Kementan Jaminan Pasokan dan Distribusi Pangan
Saat ini, buah-buahan yang mengalami lonjakan permintaan di antaranya jambu biji, jeruk lemon, dan alpukat. “Buah-buahan tersebut dikenal kaya serat, vitamin dan antioksidan. Bagus untuk daya tahan tubuh sehingga mampu menangkal virus Corona,” tambahnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya