Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Perlinsos Rp 500 T Ditebar, Pengusaha Siap Kolaborasi
Rabu, 19 Agustus 2026 06:30 WIB
Sebelumnya
Menanggapi target tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menilai, agenda Pemerintah mencerminkan komitmen kuat menjaga stabilitas makroekonomi, sekaligus mempercepat transformasi struktural.
Dunia usaha menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi menopang target tersebut.
“Semangat kita adalah Indonesia Incorporated. Tujuannya, investasi semakin mudah, dunia usaha berkembang dan semakin banyak pekerjaan berkualitas tercipta,” kata Anindya.
Baca juga : Donald Trump Konyol Dan Coreng Citra AS
Anindya mengatakan, kepercayaan lembaga pemeringkat internasional harus diterjemahkan menjadi investasi riil melalui kepastian hukum, kepastian regulasi, kemudahan perizinan dan efisiensi biaya logistik.
Kepala Center of Industry, Trade and Investment Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Andry Satrio Nugroho mengingatkan bahwa target yang dipasang Pemerintah tergolong relatif tinggi.
“Target pertumbuhan 6 persen cukup ambisius jika dibandingkan dengan kondisi ekonomi saat ini,” kata Andry.
Baca juga : RDF Rorotan Butuh Truk Compactor & Jalan Layak
Menurutnya, pertumbuhan semester I-2026 yang mencapai 5,45 persen masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga, investasi dan belanja Pemerintah.
Menghadapi keterbatasan ruang fiskal pada 2027, mesin pertumbuhan utama disarankan digeser ke peningkatan investasi swasta, revitalisasi industri manufaktur, penyerapan ekspor, serta penguatan daya beli masyarakat secara berkelanjutan. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 19 Agustus 2026 dengan judul "Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Perlinsos Rp 500 T Ditebar, Pengusaha Siap Kolaborasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya