Dark/Light Mode

Komut Pertamina Kunjungi Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan di RS Ruteng

Rabu, 19 Agustus 2026 19:46 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng, NTT. (Foto : ist)
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng, NTT. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng, Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Iriawan menyalurkan bantuan bagi korban terdampak gempa sekaligus melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan pascabencana.

Iriawan tiba di Ruteng setelah menempuh perjalanan darat dari Labuan Bajo selama sekitar 3,5 hingga 4 jam. Kedatangannya disambut kondisi RSUD Ruteng yang turut mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Sejumlah bagian bangunan rumah sakit tidak dapat difungsikan secara normal. Kondisi itu membuat pihak rumah sakit mendirikan tenda-tenda darurat di halaman untuk memberikan pelayanan kepada pasien, termasuk korban gempa yang membutuhkan penanganan medis. Situasi tersebut menjadi perhatian Iriawan.

Baca juga : Pertamina Peduli Sigap Salurkan Bantuan bagi 1.000 Warga Pascagempa di Manggarai

Menurutnya, keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak menjadi kebutuhan penting di tengah kondisi darurat pascagempa. Dalam kunjungan itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut secara simbolis menyerahkan bantuan yang diterima Direktur RSUD Ruteng, dr. Oktavianus Yanuarius Ampur, Sp.B.

Bantuan tersebut dibawa menggunakan dua truk, masing-masing berisi air mineral dan berbagai kebutuhan logistik. Logistik yang disalurkan antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang rumah maupun fasilitas umumnya terdampak gempa.

"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kami yang saat ini sedang menghadapi musibah. Semoga proses pemulihan, baik bagi para korban maupun fasilitas rumah sakit ini, dapat berjalan lebih cepat," ujar Iriawan.

Dalam kunjungan tersebut, Iriawan didampingi Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT PPN Hari Purnomo, Corporate Secretary PT PPN Roberth Marcelino Verieza Dumatubun serta sejumlah perwira Pertamina.

Baca juga : Pertamina Trans Kontinental Tanam 512 Terumbu Karang di Laut Sulawesi Utara

Iriawan juga berharap para korban gempa tetap mendapatkan penanganan medis yang layak meski pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng harus dilakukan dengan keterbatasan akibat kerusakan bangunan.

Ia menegaskan, kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami ingin memastikan bahwa Pertamina hadir bersama masyarakat, terutama ketika saudara-saudara kita sedang menghadapi situasi darurat seperti bencana alam," kata Iriawan.

Menurut dia, kehadiran Pertamina dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan material, tetapi juga dengan menunjukkan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak. Kunjungan ke RSUD Ruteng sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi para korban gempa dan tenaga medis yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan fasilitas.

Baca juga : DoctorSHARE Salurkan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa Flores

Pertamina berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan layanan kesehatan di wilayah yang terdampak gempa Nusa Tenggara Timur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.