Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber
Senin, 24 Agustus 2026 10:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat edukasi pelindungan konsumen dan literasi keuangan terkait keamanan bertransaksi di era digital serta kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber.
Upaya tersebut diwujudkan melalui talkshow Pelindungan Konsumen dan Literasi Keuangan bertajuk 'Strengthening Customer Protection Against Cybercrime in the Transformation Era' yang digelar dalam rangkaian BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Talkshow tersebut menjadi bagian dari kolaborasi BNI dan BI dalam memperkuat Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER PK).
Kegiatan menyasar pengunjung BNI wondrX 2026, termasuk kalangan pelajar, melalui diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia dan BNI.
Baca juga : Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu Hingga 40 Persen
Terpisah, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, meningkatnya aktivitas transaksi digital perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai cara menjaga keamanan data dan transaksi.
“Transformasi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas keuangan. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat risiko yang perlu diwaspadai. Karena itu, edukasi dan literasi menjadi bagian penting untuk membantu masyarakat mengenali berbagai modus kejahatan siber dan semakin bijak dalam menjaga keamanan data maupun transaksi keuangan,” ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2026).
Dalam sesi talkshow, Deputi Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen Bank Indonesia One Yusril Fikar menjelaskan, transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat melakukan aktivitas finansial.
Berbagai inovasi sistem pembayaran seperti QRIS dan BI-FAST membuat transaksi semakin praktis, cepat, inklusif, dan efisien.
Baca juga : Masuk BNI wondrX Gratis Bisa Ikut Lelang Rejeki wondr BNI Setiap Hari
Di sisi lain, perkembangan teknologi juga diikuti dengan munculnya berbagai modus kejahatan siber. Pelaku dapat memanfaatkan teknologi maupun aspek psikologis korban melalui praktik social engineering untuk memperoleh informasi pribadi maupun akses yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.
Karena itu, masyarakat diingatkan untuk mengenali ciri-ciri penipuan, menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan, serta tidak mudah mempercayai pihak yang mengatasnamakan bank maupun institusi resmi.
BNI juga terus mendorong masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan, terutama ketika menerima pesan, tautan, maupun permintaan transaksi yang mencurigakan.
Menurut Okki, edukasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BNI dalam mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Baca juga : BNI wondrX 2026 Dekatkan Penggemar Dengan Legenda & Bintang Bulu Tangkis
Hal ini sejalan dengan semangat rangkaian kegiatan menyambut Hari Hak untuk Tahu Sedunia yang diperingati setiap 28 September, dengan mendorong masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan relevan sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
"Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, BNI akan terus memperkuat pelindungan konsumen dan literasi keamanan digital agar masyarakat semakin memahami cara bertransaksi secara aman sekaligus mampu mengenali berbagai risiko di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital," pungkas Okki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya