Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Timnas Putri U-17: Dari Clairefontaine Prancis hingga Panggung Internasional
- KPK Ungkap Rektor Unsoed di-OTT di Jakarta
- Kasus Bappenda Kabupaten Bogor, KPK Sita Duit Rp 1,5 M
- KPK Usut Dugaan Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Uang Beredar Naik 8,3% Pada Juli 2026, Tembus Rp 10.371 T
Jumat, 21 Agustus 2026 15:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juli 2026 mencapai Rp10.371,1 triliun, tumbuh 8,3 persen secara tahunan (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan pertumbuhan M2 tersebut melanjutkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 8,7 persen (yoy).
"Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Juli 2026," kata Ramdan dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Baca juga : Neraca Pembayaran RI Triwulan II-2026 Defisit Rp 15,94 T
Pertumbuhan M2 pada Juli 2026 terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 10,0 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,6 persen (yoy).
Menurut Ramdan, perkembangan M2 pada Juli 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus).
Penyaluran kredit pada Juli 2026 tumbuh 13,0 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Juni 2026 yang sebesar 12,1 persen (yoy).
Baca juga : Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Pemerintah & BI Diminta Perkuat Koordinasi
Sementara itu, tagihan bersih kepada Pempus tumbuh 4,6 persen (yoy) pada Juli 2026, melanjutkan pertumbuhan pada Juni 2026 yang mencapai 10,1 persen (yoy).
Perkembangan tersebut menunjukkan penyaluran kredit menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan likuiditas perekonomian pada Juli 2026.
BI terus memantau perkembangan likuiditas dan penyaluran kredit sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas moneter serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya