Dark/Light Mode

BRIN Gandeng BJGN Hilirisasi Produk Kesehatan Berbasis Nuklir

Kamis, 27 Agustus 2026 16:30 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama selama 10 tahun dengan PT Kranium Mukti Utama selaku pengelola Bank Jaringan Garuda Nusantara (BJGN) untuk mendorong hilirisasi produk kesehatan berbasis teknologi nuklir.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Kepala BRIN Arif Satria dan Direktur PT Kranium Mukti Utama Ery Prasetyo di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Penandatanganan itu turut disaksikan Presiden Komisaris Indriyarto Purnomo, Advisor BJGN Chairul Radjab Nasution, serta Komisaris PT Kranium Mukti Utama Feridiar Alimar.

Baca juga : BRIN: Danau Bandung Purba Bisa Picu Amplifikasi dan Likuifaksi Saat Gempa

Kolaborasi tersebut bertujuan mendorong pemanfaatan hasil riset kesehatan, khususnya jaringan medis dan biomedis berbasis teknologi nuklir, agar dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pemanfaatan hasil riset kesehatan berbasis teknologi nuklir, pelaksanaan riset bersama dan pertukaran data, serta hilirisasi berbagai produk hasil riset kesehatan.

Produk yang akan dikembangkan antara lain amnion, bone graft, allograft, radiofarmaka, serta produk kesehatan lainnya yang berkaitan dengan jaringan medis dan biomedis.

Baca juga : BTN dan BRIN Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaganya untuk memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium. Hasil penelitian, menurut dia, perlu didorong hingga memasuki tahap hilirisasi agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kolaborasi dengan sektor industri dan jaringan layanan kesehatan diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan berbagai inovasi yang dihasilkan melalui riset. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian produk kesehatan nasional.

Sementara itu, Direktur PT Kranium Mukti Utama Ery Prasetyo menyatakan pihaknya mendukung penuh kerja sama tersebut melalui jejaring Bank Jaringan Garuda Nusantara.

Baca juga : Kejar Kemandirian Teknologi, BRIN Kembangakan AI, Semikonduktor, dan Nuklir

"Melalui jejaring Bank Jaringan Garuda Nusantara, kami berkomitmen mengawal proses hilirisasi ini agar produk kesehatan berbasis teknologi nuklir bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dan mengurangi ketergantungan impor," ujar Ery.

Ia mengatakan kerja sama jangka panjang tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem kesehatan yang lebih mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing. Selain memperluas akses masyarakat terhadap produk hasil riset, kolaborasi itu juga diharapkan memperkuat proses hilirisasi inovasi kesehatan di dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.