Dark/Light Mode

BPS: Inflasi Agustus 0,21 Persen, Daging Ayam Jadi Penyumbang Terbesar

Selasa, 1 September 2026 11:43 WIB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono (Foto: YouTube)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Agustus 2026. Atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026.

Secara tahunan atau year on year/yoy, terjadi inflasi sebesar 3,19 persen. Sementara inflasi tahun kalender atau year to date mencapai 1,86 persen. 

Baca juga : PINSAR Pastikan Stok Daging Ayam Aman, Soroti Distribusi Picu Kenaikan Harga

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, inflasi bulanan Agustus 2026 banyak disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Angkanya mencapai 5,7 persen.

"Kelompok tersebut memberikan andil inflasi 0,17 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

Baca juga : Kementan Pantau Stok Telur Dan Daging Ayam Selama Ramadan

Inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau paling banyak didorong oleh daging ayam ras (0,17 persen); cabe rawit, ikan segar, beras, dengan andil masing-masing sebesar 0,02 persen; serta kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, sigaret kretek mesin, dan juga sigaret putih mesin atau SPM dengan andil inflasi masing-masing 0,01 persen.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.