Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sudah Mundur, Carlos Queiroz Kembali Tangani Ghana
- PBSI Bawa 20 Pemain ke Asian Games 2026, Beregu Putra Dipatok Emas
- Dion Markx Siap Buktikan Kualitas Bersama Persita
- Gempa M4,3 di Cianjur-Bandung Dipicu Sesar Cisokan, Ini Penjelasan Pakar
- Gempa Laut M4,4 Guncang Pacitan Terasa Sampai Malang Hingga Tulungagung
BPS: Inflasi Agustus 0,21 Persen, Daging Ayam Jadi Penyumbang Terbesar
Selasa, 1 September 2026 11:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Agustus 2026. Atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026.
Secara tahunan atau year on year/yoy, terjadi inflasi sebesar 3,19 persen. Sementara inflasi tahun kalender atau year to date mencapai 1,86 persen.
Baca juga : PINSAR Pastikan Stok Daging Ayam Aman, Soroti Distribusi Picu Kenaikan Harga
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, inflasi bulanan Agustus 2026 banyak disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Angkanya mencapai 5,7 persen.
"Kelompok tersebut memberikan andil inflasi 0,17 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).
Baca juga : Kementan Pantau Stok Telur Dan Daging Ayam Selama Ramadan
Inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau paling banyak didorong oleh daging ayam ras (0,17 persen); cabe rawit, ikan segar, beras, dengan andil masing-masing sebesar 0,02 persen; serta kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, sigaret kretek mesin, dan juga sigaret putih mesin atau SPM dengan andil inflasi masing-masing 0,01 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya