Dark/Light Mode

Antisipasi Aging Population

Kemnaker-OJK Perluas JHT Pekerja Informal

Selasa, 8 September 2026 06:30 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (kedua kanan) bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini (kedua kiri) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi (ketiga kanan) menghadiri Bulan Dana Pensiun 2026 di Senayan, Jakarta, Minggu (6/9/2026). OJK bersama para pemangku kepentingan mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 sebagai gerakan nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi tentang pentingnya masyarakat memiliki dana pensiun dalam menghadapi masa purnabakti. Foto: Dok. OJK
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (kedua kanan) bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini (kedua kiri) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi (ketiga kanan) menghadiri Bulan Dana Pensiun 2026 di Senayan, Jakarta, Minggu (6/9/2026). OJK bersama para pemangku kepentingan mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 sebagai gerakan nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi tentang pentingnya masyarakat memiliki dana pensiun dalam menghadapi masa purnabakti. Foto: Dok. OJK

 Sebelumnya 
“Inisiatif itu dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah memperluas cakupan perlindungan sosial bagi seluruh angkatan kerja di Indonesia,” tutur Yassierli.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, Pencanangan Bulan Dana Pensiun menjadi sarana krusial untuk meningkatkan literasi finansial masyarakat terkait jaminan hari tua.

Baca juga : Fasilitas Harus Dipermak, Dokter Hewan Ditambah

Berdasarkan data OJK, indeks literasi dana pensiun masyarakat Indonesia baru menyentuh angka 22 persen. Rendahnya angka tersebut menandakan perlunya pemahaman yang lebih masif dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Kiki, sapaan akrab Friderica, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan OJK, DPR, Pemerintah, asosiasi dana pensiun dan perusahaan dana pensiun, utamanya memberikan pemahaman kepada masyarakat, dana pensiun itu harus disiapkan.

Baca juga : London Masih Merah

Friderica mengatakan, penguatan kesejahteraan masyarakat di masa tua tidak bisa dibebankan pada satu lembaga semata, melainkan memerlukan sinergi dan kolaborasi erat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Ini harus kita kerjakan bersama. Tapi yang utama adalah kemauan dari masyarakat,” kata Kiki.

Baca juga : Sikat Rekan Senegaranya, Diaspora Muda Berjaya Di China Masters 2026

Dia menekankan, kesadaran untuk mempersiapkan jaminan finansial sejak dini menjadi kunci utama agar masyarakat dapat hidup mandiri dan sejahtera setelah tidak lagi berada pada usia produktif. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 8 September 2026 dengan judul "Antisipasi Aging Population Kemnaker-OJK Perluas JHT Pekerja Informal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.