Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
HUT ke-57, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Layanan Maritim Terintegrasi
Minggu, 13 September 2026 08:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasuki usia ke-57 dengan memperkuat komitmen memberikan layanan maritim yang optimal kepada pelanggan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui prinsip SIAP, yakni Solutive, Integrity, Adaptive, dan Proven.
Direktur Utama PTK Harris Abdi Sembiring Meliala mengatakan, sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics (IML) PT Pertamina (Persero), PTK menyediakan jasa maritim untuk kebutuhan kapal captive maupun non-captive.
Menurut Harris, pengalaman selama 57 tahun menjadi modal bagi perusahaan untuk terus meningkatkan keunggulan operasional atau operational excellence dalam memberikan layanan kepada pelanggan.
“PTK melayani industri maritim kepelabuhan, baik itu bagi kapal captive maupun non-captive, sehingga harus "Solutive" atau memberikan solusi terhadap kebutuhan customer secara end-to-end, dari mulai kapal datang, keagenannya, pandu tunda, kebutuhan, dan ship-channel. Ini semua menjadi layanan PTK,” jelas Harris pada Sambutannya pada acara Syukuran HUT ke-57 PTK di Kantor PTK Jakarta, Rabu 9 September 2026.
Baca juga : Kapal Pertamina Trans Kontinental Siaga 24 Jam Dukung Energi RU VI Balongan
Harris mengatakan, prinsip SIAP menjadi landasan bagi PTK dalam menjalankan bisnis dan memberikan layanan kepada pelanggan.
Prinsip Solutive menekankan kemampuan perusahaan memberikan solusi atas kebutuhan pelanggan secara menyeluruh. Sementara itu, Integrity menjadi komitmen perusahaan untuk memberikan layanan dengan sebaik mungkin.
Prinsip Adaptive mencerminkan kemampuan PTK dalam menghadapi perubahan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar dan operasional.
Adapun Proven menjadi pembuktian atas komitmen PTK melalui keandalan, profesionalisme, dan pengalaman di industri maritim.
“PTK sudah memiliki dasar yang kuat, sehingga eksekusi operasional excellence dapat benar-benar dirasakan oleh pelanggan,” tegas Harris.
Baca juga : Pertamina Trans Kontinental Tanam 512 Terumbu Karang di Laut Sulawesi Utara
Direktur Sumber Daya Manusia dan Penunjang Bisnis PT Pertamina International Shipping Saptiadi Nugraha, selaku pemegang saham mayoritas PTK, mengatakan Subholding IML berkomitmen mendukung pengembangan PTK melalui penyediaan layanan maritim dan logistik yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kami meyakini bahwa peran PTK sangat strategis dalam memperkuat rantai nilai bisnis hilir, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Sinergi yang kuat antar entitas dan ekosistem Pertamina menjadi fondasi penting dalam penciptaan nilai tambah, meningkatkan daya saing perusahaan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh,” ujar Saptiadi.
PTK didirikan pada 1969 sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero) dengan nama PT Pertamina Tongkang.
Hingga 1991, perusahaan mendirikan sejumlah anak usaha untuk mendukung layanan maritim. Nama PT Pertamina Tongkang kemudian berubah menjadi PT Pertamina Trans Kontinental pada 2011.
Selama 57 tahun beroperasi, PTK berkembang menjadi perusahaan dengan bisnis maritim terintegrasi.
Baca juga : HUT ke-56, PTK Perkuat Daya Saing Maritim Indonesia di Tingkat Regional dan Global
Layanan perusahaan mencakup penyediaan dan operasional armada kapal penunjang (support vessel), pengelolaan pelabuhan (port operation), layanan maritim (marine service), serta pangkalan logistik pesisir (shorebase) di sejumlah wilayah strategis Indonesia.
Ke depan, PTK akan mengembangkan bisnis melalui modernisasi, digitalisasi, dan penguatan armada pendukung yang ramah lingkungan.
“Ke depan, kita akan perkuat modernisasi, digitalisasi serta green supporting vessel. Ini adalah masa depan PTK,” ujar Harris.
Melalui layanan maritim terintegrasi tersebut, PTK berkomitmen mendukung rantai pasok energi sekaligus menjaga keberlanjutan dan kelestarian ekosistem maritim di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya