Dark/Light Mode

Resmikan 11 Proyek Hilirisasi & Ekspor Perdana Baterai EV

Prabowo: Indonesia Cerah

Jumat, 9 Oktober 2026 08:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto membantah anggapan bahwa Indonesia akan collapse. Sebaliknya, Prabowo menegaskan, masa depan Indonesia cerah. Buktinya, investasi masuk dengan deras.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan 11 Proyek Ekosistem Hilirisasi Nikel dan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik (EV), di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026). Presiden datang ke lokasi ditemani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan, perkembangan investasi di kawasan IWIP menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan laporan Rosan Roeslani kepadanya, realisasi investasi di kawasan ini mencapai sekitar 20 miliar dolar AS, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dolar AS.

Pengembangan kawasan industri ini juga telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja. Capaian ini, menurut Prabowo, menunjukkan pembangunan industri terus bergerak dan memberikan optimisme terhadap masa depan perekonomian Indonesia.

Dengan capaian ini pula, Prabowo membantah tudingan yang menyebut masa depan Indonesia suram. “Mereka mengatakan Indonesia gelap, collapse, Indonesia akan collapse, tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” tegasnya.

Prabowo lalu menceritakan sambutan para pekerja IWIP. "Tadi saya disambut para karyawan dengan semangat dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini,” ujarnya.

Baca juga : Komentari Putusan MK, Jokowi Pastikan Gibran Sudah S1

Kepala Negara lalu berbicara kesuksesan Indonesia melakukan ekspor perdana baterai kendaraan listrik hasil produksi di kawasan IWIP, Halmahera Tengah. Prabowo menyatakan, capaian ini membuktikan strategi hilirisasi yang ditempuh Pemerintah berada di jalur yang tepat.

“Hari ini, ekspor perdana baterai kendaraan listrik adalah langkah penting. Ini adalah bukti nyata strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” sebut Kepala Negara. 

Prabowo memastikan, semua kekayaan alam Indonesia harus dikelola dengan baik. Tujuannya, agar memberi manfaat, kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa.

Mengenai investasi, Prabowo menegaskan komitmen Pemerintah untuk memberi perlindungan. “Saya di sini tegaskan komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi, dari mana pun, yang ditanamkan di bumi Indonesia,” tegas Prabowo.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki tradisi menghormati setiap orang yang datang dengan niat baik ikut membangun negeri. “Mereka yang percaya kepada Indonesia, mereka yang berani bekerja sama di wilayah baru dengan Indonesia, kita anggap sebagai saudara,” imbuhnya. 

Prabowo menambahkan, pembangunan industri dan hilirisasi yang berlangsung saat ini merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan bangsa. Karena itu, ia mengapresiasi pemerintahan sebelumnya yang telah mengambil langkah pembangunan sebagai fondasi perkembangan industri saat ini.

Baca juga : Karhutla Kembali Membara, Malaysia Ngomel-ngomel

“Nation building is a long march,” imbuhnya.

Dalam acara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani melaporkan, realisasi investasi pada semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen. Serapan tenaga kerjanya lebih dari 1,4 juta orang. Khusus untuk investasi hilirisasi, angkanya melonjak.

“Dari total investasi yang masuk, angka hilirisasi meningkat. Dalam dua tahun terakhir, yang tadinya kontribusi hilirisasi 25 persen, sekarang sudah mencapai 35 persen,” terang Rosan. 

Rosan melanjutkan, 75 persen lebih investasi terealisasi di luar Jawa. Salah satu daerah yang mengalami kemajuan signifikan berkat hilirisasi adalah Maluku Utara. Berkat investasi itu, industri pengolahan kini menyumbang hampir separuh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku Utara.

"Provinsi ini tidak lagi sekadar daerah tambang, tapi telah menjadi daerah industri," terang Rosan. 

Surplus perdagangan Maluku Utara juga meningkat hingga Rp 31,1 triliun pada 2025. Ekspornya didominasi produk olahan nikel seperti feronikel, nickel matte, mixed hydroxide precipitate (MHP), nikel sulfat, dan kobalt.

Baca juga : Bukan Resident Evil, PLTN Kalinin Bikin Happy Udomlya

Rosan menambahkan, saat ini ada 10 proyek strategis di kawasan IWIP. Total investasinya mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun. 

Ia menerangkan, 4 proyek dengan investasi 3,4 miliar dolar AS sudah selesai. Keempat proyek itu akan segera melakukan seremoni komersial serta ekspor.

Sementara, 6 proyek lainnya dengan nilai investasi 6,8 miliar dolar AS akan memulai pembangunan. Proyeknya mencakup material komponen baterai, aluminium, hingga truk listrik untuk kebutuhan pertambangan. "Dari 10 proyek akan tercipta lebih dari 10 ribu lapangan pekerjaan,” ujar Rosan.

Ia menyebut proyek-proyek tersebut mencakup ekosistem baterai berbasis nikel, produksi baterai, aluminium elektrolitik, alat berat berbasis listrik, material baterai berbasis nikel, separator baterai EV, elektrolit baterai EV, hingga photovoltaic glass untuk industri energi surya.

"Investornya datang berbagai macam negara. Mereka punya 52 tenant di sini. Termasuk Glencore, Trafigura, ada dari Australia, India, dan dari berbagai negara," jelas Rosan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.