Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perkuat Penyuluh Pertanian, Amran-Tito Terbitkan Surat Edaran Bersama
- Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain
- ILeague Kecam Kekerasan Terhadap Persib U-18 di Rest Area Batang
- Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18
- Man United Vs Atletico Madrid, Waspada Tren Positif Tuan Rumah
Kolaborasi BSI dan BPJS Kesehatan Perluas Layanan Perbankan Syariah
Senin, 12 Oktober 2026 17:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersinergi dengan BPJS Kesehatan memperluas peran strategis perbankan syariah dalam mendukung layanan publik.
Lingkup kerja sama keduanya tak hanya terkait optimalisasi layanan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan pembayaran gaji pegawai (payroll).
“Lebih dari sekadar penguatan layanan transaksi, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BSI memperluas kontribusi perbankan syariah dalam mendukung kebutuhan institusi publik sekaligus mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia,” kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Anggoro menekankan, kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan layanan transaksi yang semakin mudah dan terintegrasi, memperkuat efisiensi operasional, serta membuka peluang pengembangan ekosistem bisnis yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Sinergi dengan BPJS Kesehatan, sambungnya, merupakan langkah strategis untuk memperluas kontribusi BSI dalam ekosistem layanan kesehatan nasional.
“Melalui kapabilitas perbankan, jaringan layanan, serta pengembangan teknologi digital, BSI berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan institusi,” ujarnya.
Anggoro mengatakan, perbankan memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan layanan publik, termasuk melalui kemudahan transaksi, efisiensi pengelolaan keuangan, dan solusi perbankan yang terintegrasi.
“Bersama BPJS Kesehatan, kami ingin memperkuat sinergi yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tetapi juga mendukung operasional institusi dan membuka peluang pengembangan ekosistem kesehatan secara berkelanjutan,” katanya.
Baca juga : Bank BSN Perluas Layanan Perbankan Syariah di Jawa Tengah
Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut adalah kemudahan pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi Byond by BSI.
Layanan digital ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran secara praktis tanpa harus datang ke kantor cabang, sehingga mendukung kemudahan pemenuhan kewajiban kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“BSI juga akan mendukung layanan pembayaran gaji pegawai di lingkungan BPJS Kesehatan,” kata Anggoro.
Selanjutnya terdapat potensi Kerjasama dikembangkan lebih lanjut melalui layanan business to business (B2B), pengelolaan transaksi keuangan, serta integrasi layanan perbankan bagi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pengembangan ekosistem tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari optimalisasi proses transaksi dan pengelolaan arus kas hingga penjajakan solusi pembiayaan untuk mendukung pengembangan infrastruktur, modernisasi fasilitas, dan peningkatan kapasitas layanan kesehatan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
Pihaknya melihat peluang sinergi ini dapat terus berkembang, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin dinamis.
“BSI siap menjajaki berbagai peluang kerja sama, termasuk solusi pengelolaan keuangan dan pembiayaan, untuk mendukung penguatan kapasitas institusi serta pengembangan fasilitas kesehatan,” ujar Anggoro.
Kolaborasi ini melanjutkan kerja sama yang telah terjalin antara BSI dan BPJS Kesehatan. Di antaranya, melalui layanan cash management system (CMS) untuk mendukung pengelolaan likuiditas serta layanan collection bagi pembayaran iuran peserta BPJS Kesehatan dari segmen individu maupun badan usaha.
Baca juga : Menkeu: Suntikan Tambahan Rp 20 Triliun Untuk BPJS Kesehatan Segera Cair
“Untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga, BSI terus memperkuat kapasitas teknologi informasi, infrastruktur digital, dan sistem keamanan transaksi,” tuturnya.
Anggoro menegaskan, penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang andal, aman, dan nyaman bagi nasabah serta mitra institusi, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap transaksi digital yang cepat dan terintegrasi.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyatakan, melalui kerja sama ini, pihaknya berharap akses kanal pembayaran iuran JKN semakin luas, mudah, aman, dan dapat menjangkau lebih banyak peserta.
“Kemudahan pembayaran iuran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran, menjaga kesinambungan kepesertaan aktif, dan memastikan perlindungan kesehatan peserta tetap terjaga,” katanya.
Pujo mengatakan, sektor perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung penerimaan iuran, kemudahan transaksi, serta pengembangan layanan keuangan yang terintegrasi.
“Karena itu, kolaborasi dengan BSI tidak hanya diarahkan untuk memperluas kanal pembayaran. Tetapi juga memperkuat tata kelola keuangan Program JKN melalui pengelolaan arus kas yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel," katanya.
Dukung Pencapaian UHC
Selain memperkuat layanan transaksi dan kerja sama kelembagaan, BSI juga berkontribusi dalam mendukung perluasan cakupan perlindungan kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda), BSI menjalankan program bantuan di bidang kesehatan dan pembangunan daerah.
Baca juga : Sedot Rp 100 Triliun, Penyakit Jantung Jadi Beban Terbesar BPJS Kesehatan
“Termasuk dukungan terhadap upaya pencapaian Universal Health Coverage (UHC) melalui perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Anggoro.
Ia mengatakan, inisiatif tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perbankan, Pemda, dan penyelenggara jaminan kesehatan dalam mendorong layanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata.
Anggoro menegaskan, BSI akan terus mengembangkan kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional.
Bagi BSI, katanya, pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan kapabilitas perbankan syariah dapat menjadi bagian dari solusi, memperkuat ekosistem layanan publik, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi Indonesia,” pungkas Anggoro.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya