Dark/Light Mode

LPDB Kucurkan Rp 1,6 Triliun Dana Bergulir Bidik Sektor Riil

Senin, 12 Oktober 2026 20:52 WIB
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto di Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Foto: LPDB
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto di Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Foto: LPDB

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Kementerian Koperasi telah menyalurkan dana Rp 1,6 triliun kepada sekitar 150 koperasi di 35 provinsi. Hingga akhir 2026, penyaluran ditargetkan mencapai Rp2,2 triliun.

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, sekitar 85 persen dari target penyaluran akan dialokasikan ke sektor riil untuk mendukung program prioritas pemerintah.

"Mudah-mudahan sampai dengan Desember nanti kita bisa tembus Rp2,1 sampai Rp2,2 triliun. Mayoritas sesuai arahan pimpinan adalah sektor riil," kata Krisdianto di Yogyakarta, Senin (12/10/2026).

Baca juga : Palma Pertiwi Makmur Gandeng Pemkab Jayapura Garap Proyek Ketahanan Pangan Papua

Pembiayaan tersebut menyasar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hilirisasi sawit, perumahan rakyat, serta penguatan ketahanan pangan, termasuk usaha koperasi di sektor beras, tebu, perikanan, dan nelayan.

Krisdianto menegaskan, keberhasilan dana bergulir tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran, tetapi juga manfaatnya bagi usaha koperasi dan kelancaran pengembalian pembiayaan.

LPDB berupaya menekan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL), termasuk melalui restrukturisasi bagi koperasi yang menghadapi risiko bisnis sesuai ketentuan.

Baca juga : BAZNAS Dan LPDB Perkuat Tata Kelola Program Pemberdayaan

Pemerataan pembiayaan juga menjadi perhatian, terutama untuk menjangkau koperasi di Papua yang terkendala kondisi geografis.

Untuk mempercepat penyaluran, LPDB tengah menyiapkan teknologi innovative credit scoring guna mengintegrasikan informasi calon penerima pembiayaan dan mempercepat analisis laporan keuangan.

"Sistem ini membantu LPDB mengambil keputusan dengan informasi yang lebih lengkap dan terintegrasi, sehingga semakin banyak koperasi bisa terlayani," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.