Dark/Light Mode

Martha Tilaar, Pendiri Sariayu, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 13:50 WIB
Pengusaha kosmetika Sariayu, Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun, Rabu (14/10/2026).  (Foto: Istimewa)
Pengusaha kosmetika Sariayu, Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun, Rabu (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Martha Tilaar, pelopor industri kecantikan berbasis bahan alami, jamu, dan kekayaan budaya Nusantara, meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) dalam usia 89 tahun.

Menurut informasi yang diterima redaksi, pengusaha yang dikenal sebagai pendiri merek kosmetik Sariayu itu meninggalkan empat anak dan sembilan cucu.

Jenazah Martha Tilaar akan disemayamkan di rumah keluarga di Jalan Patra Kuningan Utara Blok L7 No. 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Martha Tilaar terlahir dengan nama Martha Handana alias Tjhie Pwee Giok di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, pada 4 September 1937.

Baca juga : Martina Berto Targetkan Penjualan 24,98 Persen Di 2026 Dukung Keberlanjutan

Semasa kecil, Martha dikenal tomboy. Oleh ibunya, Martha kemudian dititipkan pada seorang ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta, Titi Poerwosoenoe. Dari sinilah, Martha menyukai dunia kecantikan.

Martha sempat mengajar di Sekolah Dasar selama dua tahun. Setelah meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Jakarta (sekarang Universitas Negeri Jakarta/UNJ), Martha juga sempat mengajar di almamarternya selama tiga tahun.

Tahun 1964, Martha ikut suaminya Dr. Henry A Rudolf Tilaar yang mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat (AS). Di sana, Martha belajar kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, AS. Dia juga sempat membuka praktik kecantikan di Negeri Paman Sam.

Tahun 1969, Martha kembali ke Jakarta. Dia membuka salon kecil sederhana di garasi rumah milik ayahnya, dengan ukuran 6 x 4 meter.  Tanggal 3 Januari 1970, Martha resmi mendirikan Martha’s Salon di Jl. Kusumaatmadja, Menteng, Jakarta Pusat. Dua tahun kemudian, Martha membuka salon kedua di Jalan Anggur No. 3 Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca juga : Cedefindo Dorong Inovasi Kecantikan Berbasis Biotech dan Biodiversitas

Tahun 1975, Martha sempat menjalin kerjasama dengan Mooryati Soedibyo, pendiri perusahaan kosmetik Mustika Ratu. Namun karena perbedaan visi misi, mereka mengakhiri kerjasama tersebut.

Tahun 1977, Martha menjajaki kerja sama dengan Boenjamin Setiawan dan Theresia Harsini Setiady, dari Kalbe Farma.

Mereka sepakat membuat perusahaan kosmetik dan jamu bernama PT Martina Berto, dan meluncurkan Sariayu Martha Tilaar sebagai produk pertama. Hingga akhirnya membuka pabrik kosmetik pertama di Jalan Pulo Ayang, Kawasan Indsutri Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang diresmikan Nelly Adam Malik, istri Wapres RI ketika itu, Adam Malik pada 22 Desember 1981.

Sepanjang 1988-1995, PT Martina Berto mengakuisisi sejumlah perusahaan, seperti PT Kurnia Harapan Raya, PT Cempaka Belkosindo Indah, PT Cedefindo, PT Estrella Lab, dan PT Kreasi Boga. Mengandalkan kekuatan riset dan 37 peneliti di Martha Tilaar's Innovation Center (MTIC), Martha sukses memproduksi merek kosmetika, perawatan tubuh, spa, dan jamu yang dikenal hingga mancanegara.

Baca juga : Martha Tilaar Group Dan Brand Lokal Menginspirasi Di In-Cosmetics Asia 2025

Tahun 1999, Martha Tilaar beserta anggota keluarga berkesempatan membeli seluruh saham PT Kalbe Farma yang ada pada PT Martina Berto.

Juli 2002, Martha Tilaar diberikan penghargaan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon pada UN Global Compact Leaders Summit di New York karena menjalankan perusahaan yang memiliki program meliputi 10 prinsip etika Global Compact, seperti hak asasi manusia, tenaga kerja, konservasi pengendapan, dan anti-korupsi sejalan dengan delapan Tujuan Pembangunan Milenium.

Sebagai wujud kepedulian pada kesenian daerah, Martha mendirikan usaha kerajinan di Sentolo, Yogyakarta bernama Prama Pratiwi Martha Gallery. Dia juga memiliki Kampoeng Djamoe Organik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai kontribusi bagi kota kelahirannya: Gombong, pada tahun 2014, Martha meresmikan Roemah Martha Tilaar, yakni rumah masa kecilnya yang telah direnovasi dan ditata ala museum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.