Dark/Light Mode

Kongres APKI Tetapkan Suhendra Wiriadinata Jadi Ketua Umum 2026-2031

Rabu, 4 November 2026 17:08 WIB
Foto: APKI
Foto: APKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Kongres Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) 2026 menetapkan Suhendra Wiriadinata sebagai Ketua Umum dan Ngakan Timur Antara sebagai Ketua Dewan Pengawas untuk periode 2026–2031.

Penetapan tersebut berlangsung pada hari kedua Kongres APKI 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Kepengurusan baru diharapkan memperkuat peran asosiasi dalam menghadapi tantangan industri pulp dan kertas nasional.

Ketua Umum APKI terpilih Suhendra Wiriadinata menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para anggota. Dia mengatakan amanah tersebut merupakan tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan anggota sekaligus mendorong kemajuan industri pulp dan kertas Indonesia.

"Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, disertai kesadaran bahwa kepercayaan ini membawa tanggung jawab besar untuk melayani anggota dan memajukan organisasi," ujar Suhendra di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Baca juga : Pemerintah-APKI Perkuat Daya Saing Industri Pulp & Kertas

Suhendra mengatakan industri pulp dan kertas menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika pasar global, perubahan kebijakan perdagangan, hingga meningkatnya tuntutan keberlanjutan.

Karena itu, dia ingin membangun kepemimpinan APKI yang progresif, responsif terhadap kebutuhan anggota, serta mampu menyuarakan kepentingan industri.

Menurut dia, APKI juga perlu memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi industri pulp dan kertas.

Suhendra berkomitmen menjalankan kepengurusan secara terbuka dan bertanggung jawab melalui program kerja yang jelas, pelaksanaan konsisten, serta evaluasi bersama.

Baca juga : APKI Dorong Pembenahan Tata Kelola Dana Bencana

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas APKI terpilih Ngakan Timur Antara menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Pengawas, Dewan Pengurus, dan Dewan Penasihat untuk memastikan organisasi berjalan efektif.

Dia mengatakan Dewan Pengawas akan menjalankan fungsi pengawasan secara independen, objektif, dan konstruktif. Pengawasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan baik, tetapi juga memberikan masukan bagi pengurus dan anggota.

Ngakan juga mendorong keterbukaan terhadap aspirasi, kritik, dan masukan anggota melalui berbagai saluran komunikasi organisasi.

Menurut dia, koordinasi dan pertemuan berkala antarlembaga di lingkungan APKI diperlukan untuk memperkuat transparansi, kolaborasi, dan efektivitas pelaksanaan program kerja.

Baca juga : Industri Pulp & Kertas Siap Unjuk Teknologi Di Paper Chain Expo 2026

Kongres APKI 2026 berlangsung pada 3–4 November dengan mengusung tema "Membangun Industri Pulp dan Kertas yang Tangguh dan Berdaya Saing di Tengah Dinamika Global".

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, APKI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan industri, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses pasar.

Selain itu, kepengurusan baru diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri pulp dan kertas nasional yang berkelanjutan di tengah persaingan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.