Dark/Light Mode

Industri Pulp & Kertas Siap Unjuk Teknologi Di Paper Chain Expo 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 20:21 WIB
Ketua Umum APKI Suhendra Wiriadinata. (Foto: APKI)
Ketua Umum APKI Suhendra Wiriadinata. (Foto: APKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia International Paper Chain Industry Expo (IIPCIE) 2026 atau Paper Chain Expo 2026 akan digelar pada 27-29 Agustus 2026 di Hall A3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Kegiatan ini akan menampilkan perkembangan teknologi industri serta pemanfaatan serat alternatif.

Pameran tersebut diselenggarakan China National Chemical Information Center (CNCIC) bekerja sama dengan Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) untuk mempertemukan produsen, penyedia teknologi, pelaku usaha, pemerintah, serta mitra industri dari Indonesia dan mancanegara.

Ketua Umum APKI Suhendra Wiriadinata mengatakan, daya saing industri pulp dan kertas ke depan akan semakin ditentukan oleh kemampuan pelaku industri dalam mengadopsi teknologi, meningkatkan efisiensi, dan menerapkan proses produksi berkelanjutan.

“Industri pulp dan kertas Indonesia memiliki fondasi yang kuat. Ke depan, daya saing akan semakin ditentukan oleh adopsi teknologi, efisiensi, dan proses produksi yang berkelanjutan,” ujar Suhendra dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Baca juga : Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi

Menurut dia, IIPCIE 2026 diharapkan menjadi ruang untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus membangun kolaborasi guna mendorong kemajuan industri pulp dan kertas di Indonesia.

Pameran tersebut digelar bersamaan dengan World Expo of Packaging Industry Southeast Asia (WEPSEA) 2026, Pack Plus Indonesia, dan Bakery ASEAN. Kolaborasi penyelenggaraan sejumlah pameran itu diharapkan memperluas peluang pertemuan dan kerja sama pelaku industri lintas sektor.

WEPSEA 2026 akan menghadirkan pelaku usaha dari berbagai segmen industri kemasan, mulai dari corrugated packaging, karton lipat, percetakan digital, kertas khusus, kemasan pangan, hingga teknologi converting dan berbagai solusi aplikasi kemasan.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Paper Chain Expo 2026 akan menampilkan berbagai inovasi industri, antara lain mesin dan peralatan produksi, bahan baku dan bahan kimia, otomasi, teknologi pengemasan, efisiensi energi, serta solusi pengelolaan air dan limbah.

Baca juga : Industri Pulp Dan Kertas Dukung Penguatan Pasar Karbon Kehutanan

Selain pameran, rangkaian kegiatan juga diisi seminar, pelatihan teknis, dan business matching untuk memperluas peluang kerja sama di sektor pulp, kertas, dan kemasan.

Salah satu agenda utama digelar pada 27 Agustus 2026 melalui seminar mengenai pemanfaatan serat panjang non-kayu. Seminar tersebut akan membahas potensi serat alternatif untuk mendukung ketersediaan bahan baku industri pulp dan kertas dari sisi kebijakan, penelitian, teknologi, hingga peluang penerapannya di industri.

Indonesia dinilai memiliki potensi sumber serat non-kayu yang dapat dikembangkan sebagai alternatif serat panjang untuk melengkapi kebutuhan bahan baku. Pengembangan tersebut juga diharapkan dapat mendorong diversifikasi dan memperkuat ketahanan pasokan industri pulp dan kertas.

Selanjutnya, pada 28 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Technical Training Session yang membahas teknologi pendukung proses produksi pulp dan kertas. Materi akan mencakup peningkatan efisiensi proses dan kualitas produksi, pengelolaan sumber daya, serta optimalisasi kinerja operasional.

Baca juga : Industri Diapers Tertekan Harga Bahan Baku, APKI Ingatkan Gangguan Pasokan

IIPCIE 2026 juga menyediakan agenda business matching yang mempertemukan peserta pameran dengan perusahaan dan calon mitra usaha di Indonesia. Forum tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk membahas kebutuhan industri, potensi kerja sama, dan peluang pengembangan bisnis secara langsung.

Perkembangan industri pulp, kertas, dan kemasan saat ini semakin dipengaruhi kemampuan perusahaan dalam mengadopsi teknologi yang efisien dan berkelanjutan. Otomasi, digitalisasi, efisiensi energi, teknologi produksi, serta pengelolaan lingkungan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas produk.

Selain itu, efisiensi penggunaan bahan baku dan energi, penerapan prinsip circularity, pengurangan limbah, serta pengendalian emisi semakin menjadi bagian dari strategi industri dalam meningkatkan daya saing di pasar global.

Melalui Paper Chain Expo 2026, pelaku industri diharapkan memperoleh gambaran mengenai perkembangan teknologi terkini sekaligus menjajaki peluang kolaborasi, investasi, dan pengembangan bisnis untuk memperkuat daya saing industri pulp, kertas, dan kemasan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.