Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jawab Isu Kebocoran Nama Pelanggan

Tokopedia Tegaskan Data Masyarakat Aman

Senin, 4 Mei 2020 07:51 WIB
Jawab Isu Kebocoran Nama Pelanggan Tokopedia Tegaskan Data Masyarakat Aman

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar dugaan kebocoran data e-commerce di Indonesia berhembus lagi. Kali ini menimpa Tokopedia. Namun Tokopedia meyakinkan bahwa data kartu pembayaran masyarakat masih aman.

Informasi bocornya data pengguna Tokopedia berawal dari cuitan pemilik akun Twitter asal Israel, @underthebreach.

Dalam postingannya, akun yang mengaku sebagai layanan pengawasan kebocoran data ini, membuat postingan dua kali dengan isi laporan yang berbeda.

Berita Terkait : PLN Sumbar Tebar Spanduk, Minta Masyarakat Tetap Di Rumah Aja

Pada postingan pertama, dinyatakan bahwa data Tokopedia yang bocor ada 15 juta. Data itu dijual seharga 5 ribu dolar AS atau sekitar Rp 74 juta di situs gelap.

Lalu, muncul postingan berikutnya, yang menyatakan bahwa 91 juta data informasi Tokopedia telah ditembus oleh peretas.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menyatakan, kabar tentang kebocoran data tidak mempengaruhi keamanan transaksi pengguna. “Tokopedia memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Pasar Mitra Tani Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat Kalteng dan Riau

Nuraini bahkan berupaya menenangkan para penggunanya. Dia memastikan, transaksi debit para pengguna di akun tersebut masih aman terkendali.

“Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga,” tegasnya.

Meski demikian, dia mengakui adanya percobaan pembobolan data perusahaan. “Terkait isu yang beredar ini, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia,” akunya.

Berita Terkait : Gabung ke Bank BJB, Bank Banten Pastikan Dana Nasabah Aman

Perusahaan teknologi yang sudah bergelar Unicorn ini mengklaim, informasi penting pengguna seperti password masih tetap terlindungi.

“Kami selalu berupaya menjaga kerahasiaan data pengguna, karena bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan,” kata Nuraini.

Dia juga berusaha meyakinkan para pengguna untuk tidak panik. Pasalnya, Tokopedia menjaga data pengguna dengan beragam piranti keamanan yang sulit ditembus. “Karena keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia,” tegasnya.
 Selanjutnya