Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Pelindo 3 Siapkan Inisiatif dan Insentif
Rabu, 19 Agustus 2020 22:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk memperkuat program pemerintah terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pelindo 3 telah menyiapkan inisiatif dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, yang terdampak pandemi Covid-19.
Dengan memberikan kebijakan ease of doing business pada sektor logistik kepada pengguna jasa pelabuhan, guna memperlancar arus distribusi barang melalui petikemas baik internasional dan domestik.
Baca juga : Anggaran Pemulihan Ekonomi Dipatok Rp 356,5 triliun, Ini 6 Fokus Alokasinya
Dalam rangka mendukung sektor ekspor impor di Indonesia, Pelindo 3 telah mengeluarkan empat kebijakan. Pertama, melakukan penambahan jangka waktu penumpukan peti kemas dari 3 hari menjadi 5 hari, sebelum kapal sandar untuk kegiatan ekspor.
Kedua, penambahan masa penumpukan petikemas internasional kosong dari 3 hari menjadi 7 hari, dengan dikenakan biaya penumpukan hanya selama 3 hari.
Baca juga : Dukung Pembelajaran Daring, Pertamina Serahkan Ratusan Gadget Untuk Siswa Di Balikpapan
Ketiga, transhipment antar terminal. Skema ini untuk menurunkan biaya Container Handling Charge (CHC) peti kemas domestik, khususnya di Pelabuhan Tanjung Perak, dengan memberikan diskon tarif transhipment sebesar 35 persen dari tarif paket bongkar muat.
Sebelum diangkut menuju pelabuhan tujuan akhir, sehingga eksportir mendapatkan efisiensi biaya handling petikemas tersebut. Eksportir akan mendapatkan manfaat, sehingga bisa menstimulasi ekspor.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya