Dark/Light Mode

Teken Kontrak Bareng 4 Pelanggan

PLN Pasok Setrum Tegangan Tinggi Di Kalsel & Kalteng

Rabu, 13 Maret 2019 08:30 WIB
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN bersama dengan 4 Calon Pelanggan Tegangan Tinggi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada Rabu (13/03/2019). Acara dilangsungkan di Denpasar, Bali. Dihadiri Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Machnizon Masri, dan Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman (Kanan). (Foto : Humas PT PLN)
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN bersama dengan 4 Calon Pelanggan Tegangan Tinggi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada Rabu (13/03/2019). Acara dilangsungkan di Denpasar, Bali. Dihadiri Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Machnizon Masri, dan Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman (Kanan). (Foto : Humas PT PLN)

 Sebelumnya 
General Manager Operation PT Indocement Tunggal Prakarsa Site Tanjung Katon Primanto sebagai salah satu dari calon pelanggan Tegangan Tinggi PLN, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesiapan PLN menyediakan energi listrik untuk perusahaannya.

Selain untuk kelangsungan industri, kerjasama ini dia yakini akan menjadikan Perusahaannya jauh lebih kompetitif.  “Selama ini, jika terjadi Black Out kita perlu melakukan Recovery lebih dari 12 jam. Jelas kedepannya suplai dari PLN akan sangat kita andalkan. Harapannya komunikasi akan terus berlangsung dengan baik.” tambahnya.

Baca juga : Caleg Perempuan Suarakan Perlindungan Dan Perwakilan Perempuan Di Parlemen

Semangat untuk ikut serta dalam mendorong perekonomian bangsa akan terus dilakukan oleh PLN. Machnizon mengharapkan perusahaan-perusahaan lain juga akan beralih dari captive power dan menggunakan listrik PLN. 

Menurutnya, masih banyak perusahaan-perusahaan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang mengandalkan captive power. Pihaknya berharap akan banyak perusahaan yang lain ikut beralih menggunakan listrik PLN. 

Baca juga : Tersangkut Kasus Pelecehan Seksual, Marko Simic Terancam Dibui Di Australia

"Hal ini secara kolektif akan meningkatkan daya saing perusahaan-perusahaan di Indonesia.” tutupnya. (FAZ)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.