Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Harmonisasi Kebijakan Moneter Dan Fiskal Dorong Terciptanya Pemulihan Ekonomi Nasional
Rabu, 24 Februari 2021 15:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Harmonisasi kebijakan moneter dan fiskal diharapkan dapat terus terjaga, agar mampu mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.
Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Yoga Affandi mengatakan, kedua kebijakan tersebut bisa saling melengkapi untuk menopang perekonomian Tanah Air.
Baca juga : Kang Emil Dorong Tokoh Agama Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19
Salah satu sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal yang telah dilakukan misalnya, melalui quantitative easing dan penurunan suku bunga perbankan.
Dan longgarnya likuiditas ini mendorong PUAB turun sekitar 3,04 persen Bank Indonesia (BI) sendiri kata Yoga, belum lama ini baru menurunkan suku bunga acuan BI 7-days Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen.
Baca juga : Yasonna: Semoga Pemulihan Ekonomi Nasional Bisa Dikebut
"Kebijakan ini diharapkan dapat direspon oleh industri keuangan khususnya perbankan untuk dapat segera menurunkan suku bunga kreditnya. Dengan demikian, permintaan kredit akan meningkat dan mendorong konsumsi masyarakat," imbuh Yoga saat diskusi virtual InfobankTalkNews bertajuk Harmonisasi Kebijakan Moneter dan Fiskal yang digelar virtual, Rabu (24/2).
Harmonisasi stimulus kebijakan antara regulator fiskal dan moneter yang saat ini penting juga melalui pelonggaran DP nol persen Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dari Bank Indonesia serta stimulus Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya