Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BLT Gaji Distop
Pemerintah Fokus Kasih Subsidi Ke Sektor Produktif
Rabu, 10 Maret 2021 15:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memutuskan untuk menyetop bantuan langsung tunai (BLT) bagi para pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta tahun ini. Uang subsidi tersebut disalurkan hanya untuk pelaku usaha kecil atau sektor produktif lainnya.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menjelaskan, pemberian dana perlindungan sosial dalam menghadapi pandemi tahun ini berbeda dengan sebelumnya.
Jika tahun lalu sempat beberapa kali memberikan BLT gaji sebagai bantuan pekerja, untuk sekarang Pemerintah ingin fokus membantu pelaku usaha. "Maka berbeda dengan tahun sebelumnya ada
subsidi gaji, tahun 2021 kami lebih ke sektor produktif," jelas Airlangga di Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021, yang digelar virtual, dikutip Rabu (10/3).
Baca juga : Indra Sjafri: Terima Kasih Pemerintah, Pelaksanaan Vaksin Lancar Dan Sesuai Prokes
Melalui BLT di sektor-sektor produktif maka tingkat pengangguran bisa ditekan. Sebab, Pemerintah memberikan dana tunai bagi masyarakat untuk mengerjakan suatu usaha.
"Tahun ini lebih ke sektor produktif agar menggerakan dua hal, satu mengurangi unemployment kedua adalah cash for work jadi orang kerja dapat uang ini meningkatkan daya beli," ucapnya.
Oleh sebab itu, bansos BLT pada tahun ini dipastikannya akan dititikberatkan dalam program padat karya. Baik ditingkat desa maupun di tingkat perkotaan untuk sektor pertanian maupun infrastruktur.
"Jadi program padat karya itu didorong apakah pertanian, apakah infrastruktur, sehingga ini yang didorong. Plus untuk dorong produksi UMKM, bangga buatan dalam negeri," paparnya.
Baca juga : Jadi Single Parents, Aura Kasih Beli Beras Sendirian
Dia menegaskan bahwa produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perlu didorong melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo.
"Harapannya tidak hanya menaikkan konsumsi tapi juga mendorong supply side dari pelaku UMKM," katanya.
Lebih jauh dia menambahkan, pandemi belum usai sehingga upaya penanganan harus terus dioptimalkan. Salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang saat ini sudah memasuki tahap kedua untuk pekerja publik dan lansia.
Program PC-PEN juga terus dilanjutkan pada tahun ini dengan anggaran mendekati angka Rp 700 triliun.
Baca juga : Pemerintah Siapkan 500 Ribu Tenaga Kerja Untuk Destinasi Super Prioritas
“Untuk mendorong konsumsi dan utilisasi industri, pemerintah juga memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor dan sektor properti," tukasnya.
Seperti diketahui pada tahun lalu banyak pekerja menerima BLT gaji. BLT merupakan bantuan pemerintah untuk pekerja yang terdaftar di BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan dan memiliki gaji dibawah Rp 5 juta.
Dana sebesar Rp 600.000 setiap bulan diberikan selama 4 bulan. Bantuan diberikan setiap 2 bulan sekali sehingga setiap kali menerima BLT, pekerja mendapat Rp 1,2 juta. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya