Dark/Light Mode

Urai Kepadatan, KAI Commuter Tambah 14 Perjalanan KRL

Sabtu, 15 Mei 2021 19:58 WIB
Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter terus beroperasi saat libur Lebaran.
Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter terus beroperasi saat libur Lebaran.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menambah 14 jadwal perjalanan KRL saat libur Lebaran tahun ini.

Penambahan KRL dimula hari ini, Sabtu (15/5), pada saat Pemerintah memberlakukan larangan mudik.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, dengan adanya tambahan 14 jadwal perjalanan, KAI Commuter mengoperasikan 900 perjalanan KRL di semua stasiundi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) setiap hari, mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Menurut Anne, penambahan perjalanan KRL beroperasi sebagai feeder KRL pada perjalanan Manggarai-Duri pergi-pulang (pp) yang menghubungkan tiga stasiun transit dengan volume pengguna cukup besar, yakni Manggarai, Tanah Abang, dan Duri.

Berita Terkait : Mulai Besok, DKI Tutup Ancol, TMII, Ragunan Selama 2 Hari

"KAI Commuter juga menyiapkan tambahan perjalanan KRL ke rute-rute lainnya jika ada potensi kepadatan pengguna," katanya.

Pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5), jumlah pengguna KRL di Jabodetabek hingga pukul 19:00 WIB mencapai 239.129 orang.

Jumlah tersebut, meningkat 26 persen dibandingkan pada hari pertama Lebaran pada Kamis (13/5), di mana jumlah pengguna pada waktu yang sama hanya 188.434 orang.

Menurut Anne, meskipun ada kenaikan, namun jumlahnya masih di bawah rata-rata pengguna KRL pada hari kerja yang mencapai sekitar 400.000 orang di masa pandemi ini.

Baca Juga : Libur Lebaran, Wisatawan Di Alun-Alun Kota Batu Meningkat

"Pengguna KRL pada libur Lebaran ini umumnya adalah pengguna musiman yang tidak rutin menggunakan KRL," kata Anne seperti dikutip Antara.

Untuk mengatur kepadatan pengguna KRL, kata dia, petugas pelayanan maupun pengamanan di stasiun dan di dalam KRL akan lebih aktif dan tegas menjaga kuota pengguna yang dapat naik ke dalam KRL dan mengatur posisi duduk maupun berdiri para pengguna agar sesuai marka yang ditetapkan.

Anne menambahkan, petugas juga akan segera menutup pintu-pintu KRL jika kondisi di dalam kereta telah terisi penuh sesuai kuota, meskipun masih menunggu waktu keberangkatan.

"Pengguna agar memperhatikan informasi dari petugas di stasiun dan di dalam kereta mengenai buka tutup pintu KRL ini," katanya.

Baca Juga : Pegiat Medsos Birgaldo Sinaga Wafat, Relawan Jokowi Berduka

Anne mengingatkan, jika pintu KRL telah ditutup, maka para pengguna dimohon dapat menunggu jadwal KRL selanjutnya.

"Kami mengajak para pengguna untuk dapat memahami dan bekerja sama demi menjaga jarak aman selama berada di dalam KRL maupun stasiun," katanya. (MFA)