Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Gas (Pertagas) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang 2020. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar 106,6 juta dolar AS atau Rp 1,5 triliun.
"Laba bersih 2020 setara 101 persen dari RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) atau berhasil melampaui target RKAP 2020 Pertagas yaitu 105,8 juta dolar AS," ujar Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, Elok Riani Ariza usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2020, Kamis (3/6).
Prestasi dari sisi keuangan tersebut tidak lepas dari kinerja operasional yang ditorehkan Pertagas. Walau tahun 2020 adalah tahun yang menantang, sebagai bagian dari Subholding Gas PT PGN Tbk, Pertagas telah menunjukkan ketahanannya.
Sepanjang tahun 2020 Pertagas mencatatkan volume melampaui RKAP pada lini bisnis Niaga Gas, Transportasi Minyak, Pemrosesan Gas dan Regasifikasi LNG. Niaga Gas 2020 sebesar 28.462 BBTU atau 101 persen dari RKAP 2020.
Baca juga : RUPS Tahun Buku 2020, PTPP Raih Laba Bersih Rp 266 Miliar
Transportasi Minyak dengan total penyaluran minyak di ruas Tempino-Plaju sebesar 3,68 juta Barrel atau 116 persen dari RKAP. Pemrosesan Gas LPG dengan total lifting LPG tahun 2020 sebesar 236.398 ton atau 117 persen dari RKAP. Lini bisnis Regasifikasi LNG mencatatkan volume di 2020 sebesar 34.360 BBTU atau 106 persen dari RKAP.
Lini bisnis utama Pertagas yaitu Transportasi Gas juga berhasil mempertahankan kinerja baiknya ditengah tengah pandemi. Di 2020 total volume Transportasi Gas sebesar 479.599 MMSCF.
Sepanjang 2020 Pertagas telah menyelesaikan proyek Pipa Transmisi Gas Gresik-Semarang, Pipa Distribusi Gas BOB-SIAK, Pipa Distribusi Gas Aroma Kopi, Pipa Distribusi Gas Kuala Tanjung dan Infrastruktur Gas ke PLTMG Sorong dengan total investasi di 2020 sebesar 141,18 juta dolar AS. Saat ini, Pertagas tengah menyelesaikan proyek pipa minyak terbesar di Indonesia yaitu pembangunan Pipa Minyak Rokan.
Memahami bahwa dampak pandemi juga dialami oleh berbagai elemen masyarakat, di tahun 2020 Pertagas turut berperan aktif dalam program pencegahan dan ketahanan Covid-19 untuk masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Baca juga : Kuartal I 2021, Laba Bersih Wika Capai Rp 105 Miliar
Kinerja 2021
Hingga triwulan I-2021, Pertagas terus mempertahankan kinerja positifnya. Pada April 2021 Pertagas mencatatkan laba bersih senilai 41,3 juta dolar AS atau Rp 590 miliar. Jumlah tersebut mencapai 133 persen dari target yang ditetapkan, yaitu 31 juta dolar AS.
"Pencapaian laba bersih April 2021 melampaui target RKAP April 2021 juga lebih tinggi dibanding laba bersih April 2020," ungkap Elok.
Laba bersih April 2021 naik sebesar 4,1 juta dolar AS dibandingkan dengan realisasi April 2020 yaitu 37,2 juta dolar AS.
Baca juga : Pertamina Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pesantren
Menurut Elok, pencapaian ini terutama bersumber dari realisasi lini bisnis Pemrosesan Gas LPG dan Regasifikasi LNG. Hingga dengan April, LPG yang diproses mencapai 61.468 ton. Sedangkan total regasifikasi LNG sebesar 9.856 BBTU.
Dari segmen usaha utama Pertagas yaitu Transportasi Gas, Transportasi Minyak dan Niaga Gas realisasi volume hingga April 2021 juga menunjukkan perkembangan positif. Realisasi volume Transportasi Gas sebesar 159.342 MMSCF, Transportasi Minyak 1.123.328 Barrel dan Niaga Gas 8.865 BBTU. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya