Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Operasikan Kapal Sejak 2020, ASDP Bikin Patimban Menggeliat
Minggu, 13 Juni 2021 14:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menggenjot aktivitas di Pelabuhan Patimban dengan membuka layanan angkutan penyeberangan. Khususnya angkutan logistik dengan rute dari dan menuju Pelabuhan Patimban.
ASDP membuka rute yang melayani dari dan ke Pelabuhan Patimban dengan mengoperasikan KMP Ferrindo 5 untuk mendongkrak perekonomian melalui sektor logistik.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, KMP Ferrindo 5 diharapkan mampu memberikan alternatif moda transportasi pendukung kelancaran distribusi logistik sekaligus mengurangi beban jalan raya dan kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok dan Marunda.
Saat ini ASDP telah melayani rute penyeberangan dari Patimban-Panjang (Lampung) sebanyak 4 kali setiap bulan dan Patimban-Pontianak 2 kali setiap bulan serta kemungkinan akan bertambah lintasan lainnya dalam waktu dekat ini.
Baca juga : Raup 3,8 Triliun Sepanjang Tahun 2020, Begini Laporan Keuangan Zebra Nusantara
Jadwal pelayaran Patimban-Panjang setiap hari Sabtu, Panjang-Patimban setiap hari Minggu, lalu Patimban-Pontianak setiap Selasa di minggu kedua dan keempat tiap bulannya, serta Pontianak-Patimban setiap hari Kamis di minggu kedua dan keempat tiap bulannya.
ASDP juga telah menghadirkan layanan penjualan tiket lintasan Patimban-Panjang-Pontianak melalui Hotline Whatsapp 08111021191, sehingga pengguna jasa akan semakin mudah dan cepat.
"Potensi pengguna jasa dari dan ke Patimban ini cukup tinggi, bahkan untuk lintasan dari Patimban menuju Pelabuhan Panjang dan Pontianak mencatat tingkat keterisian muatan kapal yang terus meningkat tiap bulannya," katanya dalam keterangan resminya, Minggu (13/6).
Shelvy menegaskan, lintasan Patimban menjadi salah satu lokasi pengiriman unit kendaraan baru dari pabrik di Karawang menuju Sumatera. Sementara, untuk rute Patimban - Pontianak juga sudah terlihat peningkatan mitra logistik, yang terlihat dari banyaknya truk ekspedisi dari Jawa Tengah yang menyeberang melalui Patimban menuju Pontianak.
Baca juga : Dikawal Senjata, 313.200 Vaksin AstraZeneca Tiba Di Bandung
Apalagi, kata Shelvy, area Patimban sangat potensial mengingat lokasinya dekat dengan daerah atau bangkitan industri sehingga pasarnya sangat potensial. Patimban juga berdekatan dengan area agrobisnis di Jawa Barat sehingga pengirman kebutuhan pokok khususnya menuju Kalimantan dapat lebih efektif dan efisien karena langsung dilayani dari Patimban.
Data KSOP Patimban menyebutkan hingga saat ini, Pelabuhan Patimban telah 59 kali melayani angkutan kendaraan. Pada bulan Mei penumpang naik tercatat sebanyak 202 orang dengan muatan kendaraan sebanyak 350 unit dan penumpang turun sebanyak 172 orang dengan bongkar kendaraan sebanyak 111 unit.
KMP Ferrindo 5 sendiri sudah melayani Panjang-Patimban dari awalnya 20 hari sekali menjadi satu minggu sekali. Adapun volume ruang kargo yang terisi di kapal tersebut terus meningkat rata-rata sekitar 2 persen per minggunya.
"ASDP optimistis bahwa hingga akhir tahun ini, volume keterisian kargo bisa mencapai target maksimal jika tren positif ini terus berlanjut. Harapannya, truk-truk besar yang seharusnya lewat Bakauheni kemudian ke Merak lalu ke Jakarta itu bisa kita pecah di Panjang kemudian langsung ke Patimban," tuturnya.
Baca juga : Menag Menahan Tangis
Ia menambahkan, dengan geliat aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Patimban diharapkan dapat memberi dampak positif dari perekonomian terhadap masyarakat sekitar.
"Dengan hadirnya layanan penyeberangan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan sektor lainnya seperti industri dan perdagangan di wilayah Provinsi Jawa Barat, Lampung dan sekitarnya," ucapnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya