Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gaet Pos Indonesia, BTN Targetkan Rekening Baru Rp 3,5 T

Rabu, 30 Juni 2021 17:28 WIB
Launching Campaign Ayo Menabung dan Rebranding Tabungan eBataraPos. (Foto: ist)
Launching Campaign Ayo Menabung dan Rebranding Tabungan eBataraPos. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggaet PT Pos Indonesia (Persero), menghadirkan inovasi terbaru pada tabungan e'BataraPos. Kerja sama ini untuk meningkatkan inklusi keuangan.

Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, sebagai bank milik negara, BTN memiliki kewajiban untuk berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Salah satunya bekerjasama dengan Pos Indonesia. 

"Salah satu strategi yang dilakukan perseroan yakni menggandeng Pos Indonesia, yang memiliki akses lebih dekat kepada masyarakat dengan jaringan kantornya yang tersebar di seluruh Indonesia," jelas Haru di acara Launching Campaign Ayo Menabung dan Rebranding Tabungan e'BataraPos di Jakarta, Rabu (30/6). 

Haru mengungkapkan, kolaborasi antara Bank BTN dengan PT Pos Indonesia yakni dengan melakukan inovasi tabungan e'BataraPos. Apalagi jaringan Kantor Pos yang menjangkau daerah terpencil di Indonesia, dinilainya akan mempermudah akses masyarakat untuk menabung di e'BataraPos. 

Berita Terkait : Pertama Di Indonesia, Kini Ada Perpustakaan Pancasila Di Lapas

"Kami berharap dengan semakin luas dan mudahnya menabung juga dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia terutama di masa pandemi ini," tuturnya.

Menurut Haru, dengan jaringan Kantor Pos yang luas serta kemudahan yang dimiliki produk tabungan e'BataraPos, bakal mendorong masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan untuk membuka rekening tabungan. 

Jika hal ini berhasil, Haru optimistis akan bisa menambah ratusan ribu rekening nasabah baru dengan nilai tabungan sekitar Rp 3,5 triliun di 2021. Lebih lanjut dia menuturkan, dalam peluncuran tabungan tersebut, Bank BTN bersama Pos Indonesia juga menggelar program lelang hadiah Tabungan e'BataraPos. 

Haru mengajak, bagi nasabah yang ingin mengikuti lelang wajib menabung melalui e'BataraPos dengan nominal dana minimal Rp 50 juta yang disimpan selama tiga bulan. Nasabah pemenang lelang nantinya akan berhak mendapatkan gawai menarik serta logam mulia. 

Berita Terkait : Coca-Cola Europacific Partners Indonesia Bekerja Sama dengan Warung Pintar Group

Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R Djoemadi mengatakan, hadirnya e'BataraPos di Kantor Pos yang lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan dapat mengingatkan lagi kesadaran generasi muda untuk memulai kembali belajar berhemat, menabung, dan investasi di masa depan. 

"Saat ini layanan tabungan e'BataraPos tersedia di 2.935 Kantor Pos. Semoga dengan adanya program ini juga akan dapat meningkatkan jumlah penabung baru terutama di masa pandemi ini," ujar Faizal.

Adapun, nasabah dapat membuka tabungan e'BataraPos di jaringan Kantor Pos online dan Bank BTN di seluruh Indonesia dengan setoran awal hanya sebesar Rp 50 ribu. Tabungan e'BataraPos menawarkan berbagai kemudahan di antaranya bebas biaya administrasi untuk nominal di atas Rp 1 juta. 

Nasabah juga dapat melakukan transaksi menabung di hari Sabtu dan Minggu di outlet Kantor Pos tertentu. Bahkan, nasabah tabungan ini juga dapat memperoleh fasilitas Kartu Debit BTN Visa dan mobile banking. 

Berita Terkait : McDonald’s Indonesia Hadirkan Menu Baru” Taste of Japan”

Selain menggelar lelang hadiah, BTN juga melakukan rebranding dengan desain yang lebih ciamik pada buku tabungan, kartu ATM tabungan e’BataraPos, dan papan tanda layanan BTN di outlet Kantor Pos. Sementara itu, per 31 Mei 2021, BTN mencatat telah menghimpun tabungan e'BataraPos senilai Rp 2,27 triliun. 

Kerja sama BTN dan Pos Indonesia sendiri, telah sejak lama menjalin kerja sama yakni mulai 1971. Ketika itu, kemitraan keduanya diawali dengan tabungan bertajuk Tabanas yang transaksinya dilakukan secara manual. Keduanya pun terus berinovasi hingga menghadirkan tabungan dengan sistem online melalui e'BataraPos. [DWI]