Dewan Pers

Dark/Light Mode

BI Sabet Regulator Terbaik Se-Asia Pasifik Versi The Asian Banker

Kamis, 29 Juli 2021 19:28 WIB
Bank Indonesia. (Foto: ist)
Bank Indonesia. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) diganjar penghargaan sebagai The Best Systemic and Prudential Regulator in Asia Pacific Award 2021 dari The Asian Banker

Penghargaan diberikan atas keberhasilan implementasi kebijakan makropudensial yang akomodatif dan tepat sasaran, terutama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta memitigasi dampak pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Penghargaan ini menjadi penghargaan kedua dari The Asian Banker di bawah kepemimpinan Gubernur BI Perry Warjiyo, setelah tahun lalu BI menerima penghargaan sebagai The Best Macroeconomic Regulator in Asia Pacific 2020.

The Asian Banker memandang terdapat empat pencapaian BI dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pertama, kemampuan BI mengimplementasikan bauran kebijakan, mencakup kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan tepat sasaran terutama dalam merespons dampak pandemi Covid-19. 

Berita Terkait : Top, Telkom Sabet 39 Penghargaan Asia Pacific Stevie Awards 2021

Kedua, selama 2020 Bl telah menurunkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (repo rate) sebesar 125 bps dan menambah likuiditas di perbankan (quantitative easing) sebesar Rp 740,7 trillun atau sekitar 4,8 persen dari PDB. 

"Implementasi kebijakan makroprudensial diarahkan untuk memastikan terjaganya Iikuiditas perbankan guna mendukung pemulihan ekonomi, khususnya pembiayaan ekspor-impor, UMKM, dan sektor prioritas," sebut The Asian Banker yang dikutip keterangan BI, Kamis (29/8).

Selanjutnya poin ketiga, kebijakan makroprudensial Bl dinilai telah sukses dalam mengelola prosiklikalitas untuk menopang stabilitas sistem keuangan, dengan didukung oleh sektor perbankan yang tangguh. 

Keempat, BI dinilai berperan aktif dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mengimplementasikan langkah-langkah kebijakan yang cepat, signifikan, inovatif, jelas dan sesuai tata kelola, terutama dalam penyediaan Iikuiditas melalui mekanisme burden sharing dengan pemerintah.

Berita Terkait : Donnarumma Terbaik, Pedri Paling Bersinar

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dunia internasional atas kerja keras BI, bersama dengan Pemerintah dan otoritas terkait, untuk menavigasi perekonomian Indonesia di tengah kondisi luar biasa dari pandemi Covid-19. 

Menurut Perry, ada tiga hal penting yang dilakukan BI dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan, khususnya kebijakan makroprudensial, untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dan mendukung pemulihan ekonomi. 

Pertama, implementasi kebijakan makroprudensial sebagai bagian integral dari bauran kebijakan bersama dengan kebijakan moneter dan sistem pembayaran. 

Kedua, mengadopsi kebijakan makroprudensial yang akomodatif, serta ketiga, melakukan koordinasi dan sinergi kebijakan makroprudensial dengan Pemerintah serta otoritas terkait di dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan. 

Berita Terkait : Aksi Satgultor TNI Latihan Atasi Terorisme di Senayan Bikin Bamsoet Kagum

"Ke depan, fokus kebijakan makroprudensial diarahkan untuk mempercepat intermediasi keuangan guna mendukung dunia usaha dan pemulihan ekonomi," pungkas Perry. [DWI]