Dark/Light Mode

Ketum Korpri Pastikan ASN Korpri Tetap Bisa Independen

Rabu, 9 Juni 2021 21:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketum Korpri Pastikan ASN KPK Genggam Prinsip Independensi Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah memastikan pegawai KPK yang beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) tetap berpegang teguh pada prinsip independensi. Kinerja mereka tidak akan kendor meski telah berstatus ASN.

"Kalau yang menuntut independensi, ya harus tetap independen. Itu bagian dari profesionalisme. Saya yakin itu bisa dilakukan oleh teman-teman di KPK," kata Zudan dalam keterangannya yang diterima RM.id, Rabu (9/6).

Baca Juga : Imbas BTS Meal, Satpol PP Segel Gerai McDonalds Di Jakpus

Apalagi banyak aparat penegak hukum yang juga berstatus ASN, tapi tidak mengendorkan semangat mereka untuk bersikap profesional.

"Contohnya jaksa. Jaksa itu kan PNS juga. Jaksa kan anggota Korpri juga," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri itu.

Baca Juga : Kanada Diserang Aksi Islamofobia, Keluarga Muslim Dibunuh

Dia menekankan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari ASN KPK. Toh, para pegawai KPK yang menjadi ASN akan tetap bisa profesional dalam bekerja.

"Saya sebagai Ketua Umum Korpri tidak khawatir sama sekali dengan apa yang terjadi di KPK dengan menjadi ASN. Saya yakin teman-teman di KPK tetap profesional," tegas Zudan.

Baca Juga : Langgar PPKM, McDonalds Puri Indah Terpaksa Ditutup

Selain itu, Zudan mengungkapkan aturan di perundang-undangan, pegawai KPK yang telah dilantik sebagai ASN maka otomatis menjadi anggota Korpri.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang ASN. "Undang-undangnya menyatakan seperti itu. Maka siapapun yang masuk duduk dalam jabatan ASN berasal dari PNS maupun PPPK maka otomatis menjadi anggota Korpri," sebut Zudan. [UMM]