Dark/Light Mode

Bangladesh Berikan Fasilitas Visa on Arrival Bagi WNI

Minggu, 2 Mei 2021 21:01 WIB
Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno. (Foto RM.id/KBRI Dhaka)
Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno. (Foto RM.id/KBRI Dhaka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Bangladesh memberikan fasilitas visa on arrival tanpa biaya bagi Warga Negara Indonesia yang akan berkunjung. Pemberian fasilitas ini merupakan buah perjuangan panjang KBRI Dhaka sejak tahun 2017.

"Dengan fasilitas ini, warga Indonesia akan semakin mudah mengunjungi Bangladesh tanpa harus mengurus visa di kantor Perwakilan Bangladesh yang dapat memakan waktu lama,” jelas Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Bangladesh merangkap Nepal, Rina Soemarno, dalam keterangannya, kemarin.

Melalui kebijakan tersebut, seluruh pemegang Paspor RI yang masih berlaku di atas 6 bulan dapat mengunjungi wilayah Bangladesh selama 30 hari, tanpa perlu melakukan pengurusan visa pada perwakilan Bangladesh di luar negeri. Visa yang akan diberikan pada saat kedatangan di bandara Dhaka juga akan dibebaskan dari biaya.

Baca Juga : Gubernur Sumbar Doakan Anindya Terpilih Aklamasi Di Munas Kadin

Pemberian fasilitas visa kunjungan gratis tersebut merupakan bentuk kebijakan timbal balik atas pemberian fasilitas bebas visa bagi Warga Negara Bangladesh yang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 21 tahun 2016.

Dengan ditetapkannya kebijakan serupa pada masing-masing negara, diharapkan mobilitas antar pemangku kepentingan di Indonesia-Bangladesh dapat menjadi lebih lancar. Begitu juga kerja sama di antara kedua negara dapat terus meningkat.

Fasilitas ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku usaha Indonesia dalam memanfaatkan peluang dan potensi kerja sama yang ada di Bangladesh.

Baca Juga : Rossi Betah Merana, Miller Juara

“Dengan demikian, Indonesia dapat terus menjadi salah satu mitra dagang utama Bangladesh,” lanjut Dubes Rina Soemarno. 

Fasilitas ini juga akan mempermudah WNI yang ingin melakukan kunjungan singkat untuk menengok sanak saudaranya yang berada di Bangladesh. Saat ini terdapat sekitar 380 WNI yang berdomisili di Bangladesh.

Namun karena pandemo Covid-19, pemberian fasilitas tersebut ditangguhkan realisasinya. Saat ini, Bangladesh sama seperti negara lainnya, juga sedang berjuang melawan gelombang kedua wabah Covid-19. Pemerintah masih menutup perbatasan dan menangguhkan penerbangan internasional dari dan ke Bangladesh.

Baca Juga : Ketua KPK: Hanya dengan Pendidikan, Bangsa Ini Bisa Lepas dari Kemaksiatan, Termasuk Korupsi

Implementasi Free Visa on Arrival untuk WNI masih harus menunggu pengumuman selanjutnya seiring dengan membaiknya situasi. [MEL]