Dark/Light Mode

Menteri Erick Jajaki Investasi Bangun Rumah Haji Di Mekkah

Rabu, 15 September 2021 22:39 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir
Menteri BUMN, Erick Thohir

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian BUMN terus memperluas investasi di luar negeri di era Covid-19.

Kali ini, Menteri BUMN, Erick Thohir akan  berinvestasi membangun rumah haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

"Mimpi ini sedang dijajaki, siapa tahu berjodoh lagi. Kita sedang mencari kesempatan untuk berinvestasi bagaimana membangun rumah haji di Mekkah yang selama ini kita belum memiliki," ujar Erick dikutip, Rabu (15/9).

Baca Juga : Bamsoet: Taat Laksanakan Prokes Kunci Pemulihan Ekonomi Bali

Menteri Erick sangat mengapresiasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bisa menjadi bagian membangun keuangan syariah secara bersama-sama dan kebetulan Kementerian BUMN juga ikut membangun hal tersebut.

Bahkan, Erick berharap agar kerja sama dengan BPKH ini tidak selesai sampai pada penandatanganan Perjanjian Induk Pengelolaan Aset antara PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), BPKH, dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

"Kita terus membuka pembicaraan, dan mudah-mudahan Kementerian BUMN serta BPKH bisa berjalan seiring, tidak mudah, tapi kita coba. Insya Allah kerja sama ini berlanjut, tidak hanya hari ini, dan tentu pada masa-masa yang akan datang," kata Erick.

Baca Juga : Gandeng IFC, Tanjung Lesung Bangun Hanggar-Taxiway Di Bandara Salakanagara 

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyaksikan penandatanganan Perjanjian Induk Pengelolaan Aset antara PT PPA  (Persero) dengan Bank Muamalat dan BPKH di Jakarta.

Erick mengatakan, kerja sama ini merupakan amanah dari Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin yang menginginkan Bank Muamalat sebagai bagian dari ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Dia mengucapkan terima kasih kepada OJK, BPK, Kejaksaan Agung, Bank Muamalat, Masyarakat Ekonomi Syariah, dan jajaran Kementerian BUMN, serta BPKH yang mendukung terwujudnya langkah awal dari kerja sama syariah ini.

Baca Juga : Kemenhub Batasi Pintu Masuk Internasional, Berikut Aturan Lengkapnya

Erick berharap kerja sama dalam ekosistem ekonomi syariah tersebut tidak berhenti sampai di sini. Pasalnya, masih ada target ke depan yang ingin dicapai.[MFA]