Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sebelumnya
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, rasio utang Indonesia meningkat, namun masih di level aman. Lagipula, Indonesia tidak sendirian karena beberapa negara juga mengalami hal yang sama.
Baca juga : Indonesia Bersiap Ratifikasi Konvensi ILO
"Rasio utang memang naik, namun ini kita tidak sendirian, hampir semua negara rasio utangnya naik, rasio utang masih level aman, " ujar Airlangga dalam sesi webinar, Rabu (29/9).
Baca juga : BPIP Bumikan Pancasila Di Negeri Serambi Mekkah
Airlangga menambahkan, kenaikan utang pemerintah diikuti dengan indikator dari sektor eksternal yang relatif membaik. Hal itu tercermin dari defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang rendah, serta cadangan devisa yang terus meningkat. "Ekspor dan impor meningkat lalu nilai tukar rupiah dan IHSG terjaga," tandasnya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya