Dark/Light Mode

Gelar Buka Puasa Bersama

Hyper Mega Shipping Perkuat Jaringan Global, Dorong Inovasi Dan Pemberdayaan

Rabu, 12 Maret 2025 19:32 WIB
CEO Hyper Mega Shipping (HMS) Reef Man usai berdiskusi dengan media dalam acara acara Buka Puasa bersama di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Rabu (12/3/2025).
CEO Hyper Mega Shipping (HMS) Reef Man usai berdiskusi dengan media dalam acara acara Buka Puasa bersama di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Hyper Mega Shipping (HMS), perusahaan jasa angkutan barang, menggelar acara buka puasa bersama di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Rabu (12/3/2025). Selain mempererat silaturahmi, acara yang dihadiri para karyawan ini untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam meningkatkan inovasi, konektivitas, dan pemberdayaan di sektor logistik.

Buka puasa ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk mitra bisnis, rekan media, serta anak-anak yatim yang menjadi bagian dari kegiatan amal HMS. Dalam suasana penuh kehangatan Ramadan, para undangan menikmati hidangan khas berbuka puasa sambil berbagi kebahagiaan melalui program santunan bagi anak yatim.

Dalam kesempatan tersebut, CEO HMS Group Reef Man memperkenalkan tema HMS tahun ini yaitu Global Empowerment Through Connectivity: Innovate, Connect, and Empower.

"Dalam dunia yang terus berkembang, HMS percaya bahwa kolaborasi dan konektivitas adalah kunci keberhasilan," kata Reef Man.

Reef Man menambahkan, sebagai perusahaan logistik, HMS terus berupaya menghadirkan solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengembangan teknologi dan penyempurnaan proses menjadi bagian dari inovasi yang terus dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan.

 

Baca juga : Kedubes UEA Gelar Buka Puasa Bersama Di Masjid Istiqlal

Selain itu, HMS juga fokus memperkuat jaringan global guna memberikan manfaat bagi seluruh mitra bisnis. Konektivitas yang baik diharapkan dapat menciptakan ekosistem logistik yang lebih terintegrasi dan saling menguntungkan.

Tak hanya berorientasi pada bisnis, HMS juga memiliki misi untuk memberdayakan komunitas dan individu yang terlibat dalam industri ini. Dengan dukungan yang tepat, perusahaan ingin membantu mereka mencapai potensi terbaiknya sehingga dapat berkontribusi lebih besar bagi pertumbuhan sektor logistik secara keseluruhan.

"Melalui komitmen ini, HMS optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang tidak hanya bermanfaat bagi pelanggan, tetapi juga memperkuat industri logistik nasional dan global," ujarnya.

Reef Man menjelaskan, HMS tetap optimistis menghadapi tantangan industri logistik tahun ini. Menurut dia, prospek bisnis logistik masih cerah. Pasalnya, Indonesia masih menjadi pasar menarik bagi investor, terutama di sektor manufaktur. Contohnya di Kendal, Jawa Tengah, kompetisi tenaga kerja cukup kompetitif, sehingga menarik bagi investasi baru. 

"Hal ini tentu berdampak positif bagi industri logistik karena ada pergerakan barang dari luar ke dalam negeri maupun sebaliknya," jelasnya.

Selain itu, pasar Amerika Serikat juga diprediksi akan tetap menjanjikan bagi industri logistik global. Dengan berbagai peluang yang ada, HMS optimistis mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca juga : Belanja Pegawai Bebani APBD, Ahmad Irawan Dorong BUMD Perkuat Fiskal Daerah

"Kami yakin dengan langkah inovasi, ekspansi jaringan, serta pemberdayaan SDM yang tepat, HMS dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan industri logistik Indonesia," ujarnya. 

Reef Man kemudian mengutip laporan dari Supply Chain Indonesia (SCI) yang memperkirakan, subsektor transportasi dan pergudangan nasional berpeluang tumbuh 12,53 persen tahun 2025. Melonjak dari pertumbuhan tahun 2024 yang diproyeksikan bisa mencapai 9,52 persen. 

Mengacu pada data BPS, memang kedua bidang usaha ini terus bertumbuh di atas rata-rata tingkat pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Sektor ini tumbuh sebesar 19,87 persen pada 2022, lalu tumbuh 13,96 persen pada 2023, dan diproyeksikan sekitar 9,52 persen pada 2024. Sementara, PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,31 persen pada 2022 dan sebesar 5,05 persen pada 2023. 

Untuk mendorong kinerja industri logistik nasional, menurut SCI salah satu perbaikan dan pengembangan logistik nasional yakni peningkatan kompetensi SDM, proses, dan teknologi, serta jaringan kerja dan kolaborasi perusahaan-perusahaan penyedia jasa logistik.

"Hal tersebut sejalan dengan tema kita tahun ini yakni inovasi, koneksi, dan pemberdayaan, untuk menjadikan HMS bisa lebih menghadirkan solusi logistik yang efisien dan tepat guna bagi pelanggan kami dan juga agar memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, sesuai dengan misi HMS," paparnya 

Baca juga : Pengurus HIPTEK Siap Perkuat Pemeriksaan Kesehatan Pekerja Migran

Reef Man menambahkan, salah satu fokus utama HMS tahun ini adalah inovasi dalam layanan logistik, khususnya melalui pengembangan teknologi Electronic Delivery Order (EDO). Teknologi ini pertama kali diperkenalkan satu hingga dua tahun lalu untuk impor dan kini tengah dikembangkan untuk ekspor.

"Kami ingin semakin mempermudah pelanggan dalam proses logistik dengan pemanfaatan teknologi. Digitalisasi seperti EDO ini diharapkan dapat mempercepat dan menyederhanakan proses pengiriman," jelasnya 

Selain inovasi, HMS juga menyoroti pentingnya memperluas konektivitas global. Saat ini, HMS telah memiliki jaringan luas yang mencakup hampir seluruh dunia. Ke depan, perusahaan berencana untuk semakin memperkuat bisnisnya di Eropa serta menjalin kemitraan strategis di Asia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.