Dark/Light Mode

BCA Syariah dan Toya Perdana Lhokseumawe Jalin Kerja Sama Proyek Air Siap Minum

Selasa, 17 Juni 2025 05:10 WIB
Foto Dok BCA Syariah
Foto Dok BCA Syariah

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan melalui penyaluran fasilitas pembiayaan investasi senilai Rp318,298 miliar dengan akad musyarakah mutanaqisah (MMQ) kepada PT Toya Perdana Lhokseumawe (Aceh Water). Fasilitas ini disalurkan untuk mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yang menjadi salah satu proyek pionir air siap minum langsung dari keran di Indonesia.

Acara penandatanganan perjanjian pembiayaan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025, di Ciputra World 1, Jakarta, dan dihadiri oleh Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum, Direktur Utama PT Toya Perdana Lhokseumawe Cipta Ciputra Harun, serta Direktur PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe Saifuddin.

Baca juga : Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Peran Kemanusiaan NU, Harap Kerja Sama Berlanjut

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, “Penyaluran pembiayaan ini merupakan bagian dari komitmen BCA Syariah untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketersediaan air bersih dan aman konsumsi adalah fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.”

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Toya Perdana Lhokseumawe Cipta Ciputra Harun, menyampaikan “Kerja sama ini akan menjadi awal yang baik bagi kedua belah pihak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Lhokseumawe. Proyek ini tidak hanya menyasar pelayanan publik, tetapi juga menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan air yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.”

Baca juga : Dubes Prancis Fabien Penone Jajaki Potensi Kerja Sama Ekonomi Kreatif

Proyek SPAM Lhokseumawe direncanakan akan menjangkau ribuan rumah tangga di empat kecamatan: Muara Satu, Muara Dua, Blang Mangat, dan Banda Sakti. Sumber air baku berasal dari Cot Trieng, dengan lebih dari 27 kilometer pipa utama telah dipasang. Pembangunan infrastruktur ini dilengkapi dengan proses uji tekanan (hydrotest), pengerasan ulang jalan, serta penerapan standar keselamatan kerja.

Dengan hadirnya sistem air siap minum langsung dari keran, masyarakat Lhokseumawe dapat merasakan peningkatan kualitas hidup dengan kemudahan akses air minum berkualitas dalam jangka panjang. Proyek ini sekaligus mendorong pengurangan ketergantungan terhadap air tanah, yang selama ini menjadi salah satu pemicu intrusi air laut dan kerusakan ekosistem.

Baca juga : JICA Dan Kemenkes Kerja Sama Di Sektor Caregiver

BCA Syariah melihat pembiayaan ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 6 terkait akses air bersih dan sanitasi. Pembiayaan ini juga menegaskan peran BCA Syariah sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional melalui skema pembiayaan syariah yang produktif, inklusif, dan bertanggung jawab.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.