Dark/Light Mode

Sudah Tiba Di Tanah Air

Presiden Membawa Komitmen Investasi Dan Kerja sama Strategis

Rabu, 16 April 2025 08:10 WIB
Presiden Prabowo telah tiba di tanah air, Selasa pagi (15/4/2025). Disambut Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menko Polkam Budi Gunawan (bersalaman dengan Presiden), Mensesneg Prasetyo Hadi dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Biro Pers)
Presiden Prabowo telah tiba di tanah air, Selasa pagi (15/4/2025). Disambut Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menko Polkam Budi Gunawan (bersalaman dengan Presiden), Mensesneg Prasetyo Hadi dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto, tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa pagi (15/4/2025), usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke lima negara mitra strategis, yakni Turki, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Hasil kunjungan tersebut, Presiden membawa oleh-oleh komitmen investasi dan kerja sama strategis.

Kepulangan Presiden disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan beberapa pejabat negara. Seperti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Rangkaian kunjungan Presiden menandai penguatan hubungan Indonesia dengan kawasan Timur Tengah dan Turki, baik dalam hubungan bilateral hingga forum internasional. Kunjungan ini juga membawa hasil perluasan kerja sama ekonomi, investasi, pertahanan, serta dukungan terhadap komunitas diaspora Indonesia di luar negeri.

“Sukses, kunjungan Bapak Presiden mendapat sambutan luar biasa baik dari Presiden Erdogan hingga Raja Abdullah di Yordania,” ujar Menko Polkam, Budi Gunawan saat menyambut kedatangan Presiden.

Baca juga : Pelaku Langsung Ditangkap Polisi

Dalam kunjungan di Turki, Presiden mendapat sambutan kenegaraan dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan menyampaikan pidato resmi di Parlemen Turki. Kunjungan dilanjutkan ke Mesir, Qatar, dan Yordania, dengan pertemuan bersama pemimpin-pemimpin negara untuk membahas kemitraan strategis.

Pemerintah juga berhasil mengamankan sejumlah komitmen investasi, termasuk rencana investasi dari Uni Emirat Arab, dan investasi senilai 2 miliar dolar AS dari Qatar untuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Peningkatan kemitraan strategis juga dilakukan di berbagai bidang lain, termasuk memperhatikan pelindungan diaspora. “Kemudian untuk kerja sama kita dengan Mesir, Pemerintah juga memperhatikan semangat belajar mahasiswa kita disana yang jumlahnya sangat banyak,” lanjut Menko Polkam.

Kunjungan luar negeri Presiden kali ini merupakan upaya untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kemitraan strategis, serta membuka peluang kerja sama lintas kawasan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Baca juga : Ditegaskan Wakil Rektor UGM, Jokowi Diwisuda 5 November 1985

Qatar Investasi Di Danantara

Presiden mengatakan, oleh-oleh investasi ini merupakan buah dari pertemuannya dengan Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani di Doha, pada Minggu (13/4/2025). Prabowo menyebut pertemuannya sangat baik dan produktif.

“Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama. Beliau akan berinvestasi bersama Danantara dalam bentuk satu dana bersama. Beliau komit 2 miliar dolar,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan, dana itu akan segera diinvestasikan bersama Danantara dan akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat. “Saya kira bagus dan beliau sangat antusias,” tambahnya.

Baca juga : Prabowo Coba Luluhkan Trump

CEO Danantara Rosan Roeslani merespons cepat kesepakatan antara Presiden dan Emir Qatar. Ia menegaskan, Danantara siap mengawal realisasi investasi yang telah disepakati bersama Qatar.

Rosan menyebut, dana tersebut akan difokuskan pada pengembangan berbagai sektor strategis di Indonesia. Tidak terbatas pada hilirisasi industri, energi terbarukan, dan fasilitas kesehatan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.