Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mantan TKI Sukses Jadi Agen BRILink, Punya Mobil 2 dan Bisa Umrah
Kamis, 23 Oktober 2025 13:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menjadi Agen BRILink sukses mengubah hidup Aang Junaidy, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara. Gerainya selalu ramai, dan ozmet yang didapat setiap harinya cukup besar. Kini, Aang sudah punya gerai milik sendiri, mobil dua unit, dan bisa berangkat umrah ke Tanah Suci.
Aang awalnya merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dia merantau ke Malaysia agar bisa menghidupi keluarganya dengan lebih layak. Pada 2010, dia pulang ke Tanah Air.
Dengan modal yang dimilikinya dari hasil kerja sebagai TKI, pada 2011, Aang membuka gerai pulsa dan handphone bekas di dekat kediamannya di Tanjung Priok. Hasilnya lumayan, cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, usahanya kurang berkembang.
Pada 2015, dia mulai bermitra dengan BRI menjadi Agen BRILink. Sejak saat itu, gerainya, yang terletak di dekat Pasar Anyar Bahari, Warakas, Tanjung Priok, tidak hanya jualan pulsa. Tapi juga melayani transfer ke semua bank, tarik tunai, setor tunai, pembayaran berbagai tagihan, pembayaran cicilan, top up uang elektronik, dan sebagainya.
Usahanya pun maju pesat. Gerainya menjadi lebih ramai. “Transaksinya kurang lebih sekitar 100 sampai 200 per hari,” ucapnya, saat ditemui RM.id, di gerainya, akhir September lalu.
Baca juga : Persoalan Tata Kelola Pangan Bakal Teratasi
Omzetnya juga tidak main-main. Transaksi di gerai Aan mencapai Rp 150 juta-Rp 200 juta. Transaksi yang paling banyak adalah transfer sesama Bank BRI. Sedangkan untuk transaksi pembayaran tagihan, biasanya ramai menjelang batas akhir, yaitu tanggal 20 setiap bulannya.
Keberhasilan Aang ini juga membuka lapangan kerja. Kini, warga asal Kuningan, Jawa Barat, itu mempekerjakan empat orang karyawan, yang bekerja dengan sistem shift. Gerainya buka setiap hari, dari pukul 06.00 sampai 23.00 WIB.
Aang merasa sangat dimudahkan dalam menjalankan bisnisnya. Gerainya dibekali mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI baru, yang menggunakan sistem operasi Android. Mesin ini bisa digunakan untuk transaksi non-tunai secara cepat dan mudah dengan berbagai metode seperti kartu debit/kredit, QRIS, dan BRIZZI. Mesin EDC ini memiliki dengan konektivitas internet yang lebih luas (3G/4G), baterai yang tahan lama, dan fitur keamanan modern seperti rendam keypad untuk PIN.
“Transaksinya mudah, nggak pake lama-lama. Tinggal ketik, keluar struknya,” tuturnya.
Berkat usahanya ini, kehidupan ekonomi Aang tumbuh dengan baik. Kini, gerai untuk jualannya sudah menjadi milik sendiri. Dia juga sudah punya dua mobil. “Walaupun jadul, alhamdulillah, roda empat ada dua,” imbuhnya.
Baca juga : Kemenperin Ajak SAIC Jadikan RI Pusat Produksi Mobil Listrik ASEAN
Selain itu, dia juga bisa membantu ekonomi orang tuanya. Setiap bulan dia rutin mengirim uang di kampung halaman. Bahkan, Aang yang membayar premi asuransi untuk bibinya.
Yang lebih membahagiakan lagi, Aang bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah. Dia berangkat pada tahun 2018. Ketika itu, dia terpilih sebagai salah satu agen terbaik BRILink. “Alhamdulillah, dapat umrah gratis dari BRILink selama 9 hari,” ucap Aang.
Dengan hasil ini, Aang berkomitmen untuk terus bermitra dengan BRI. “Semoga kerja sama dengan BRI berjalan terus,” tutupnya.
1 Juta Agen BRILink
Keberhasilan ini bukan milik Aang sendiri, tapi juga Agen BRILink lainnya. Saat ini, jumlah Agen BRILink di seluruh Indonesia sudah mencapai 1 juta yang tersebar di 66.691 desa, atau setara dengan 80,96 persen dari total desa di Indonesia. Transaksi di agen-agen ini sangat besar. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025, jumlah transaksi yang dilakukan melalui Agen BRILink mencapai 734 juta dengan volume Rp 1.145,22 triliun.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan, peran Agen BRILink membuat layanan BRI semakin inklusif dan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal oleh jaringan kantor konvensional.
Baca juga : BPIP Emban Misi Asta Cita
“Kami melihat Agen BRILink telah menjadi simpul ekonomi yang menjangkau jutaan masyarakat hingga ke tingkat desa. Melalui jaringan ini, masyarakat dapat mengakses sistem keuangan nasional secara mudah, cepat, dan aman,” ujar Dhanny, dalam keterangan resmi BRI, Kamis (2/10/2025).
Pencapaian tersebut tidak lepas dari konsistensi BRI dalam mengedepankan pendekatan hybrid banking yang mengintegrasikan digital dan jaringan fisik sebagai fondasi strategis. Khususnya di tengah gelombang transformasi digital yang semakin masif di sektor jasa keuangan.
Model keagenan ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat dalam mendekatkan layanan keuangan ke komunitas sekitar. Terlebih, potensi pengembangan Agen BRILink masih sangat besar, mengingat perputaran uang tunai dan preferensi masyarakat terhadap transaksi berbasis tunai (cash) masih mendominasi di berbagai wilayah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya