Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertama di Indonesia
Siloam Hospitals Lippo Village Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke JCI
Sabtu, 9 Mei 2026 12:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia. Setiap tahun, ratusan ribu kasus stroke terjadi dan banyak di antaranya berujung pada kecacatan permanen akibat keterlambatan penanganan.
Menjawab kebutuhan akan layanan stroke yang cepat dan tepat, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari Joint Commission International (JCI).
SHLV juga berhasil mempertahankan akreditasi JCI selama tujuh tahun berturut-turut. Pengakuan tersebut diterima pada 11 Maret 2026.
Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) merupakan pengakuan internasional bagi rumah sakit yang memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi, mulai dari respons kegawatdaruratan, diagnosis cepat, intervensi medis, hingga rehabilitasi pasien.
Baca juga : Indonesia Menjaga Stabilitas Geopolitik Global Di Era Presiden Prabowo
Standar ini tidak hanya menilai fasilitas, tetapi juga konsistensi tim medis dalam menjalankan protokol berbasis bukti (evidence-based) guna menghasilkan hasil klinis yang optimal.
Keikutsertaan SHLV dalam proses sertifikasi ini dilandasi komitmen untuk memastikan pasien stroke di Indonesia dapat memperoleh layanan berstandar global tanpa harus berobat ke luar negeri.
Melalui kesiapan sistem stroke yang terstruktur, SHLV dinilai mampu memenuhi kriteria ketat JCI, termasuk kecepatan respons, koordinasi multidisiplin, serta pemantauan hasil klinis secara berkelanjutan.
Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, Erick Prawira Suhardhi, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan kesiapan rumah sakit dalam menangani stroke secara komprehensif dan konsisten.
Baca juga : BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000
“Dalam penanganan stroke, kecepatan dan ketepatan sangat krusial. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa sistem kami mampu memberikan respons yang cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar internasional, sehingga dapat meningkatkan peluang pemulihan pasien secara signifikan,” ujar Erick.
Penanganan stroke iskemik akut membutuhkan tindakan segera untuk membuka kembali aliran darah ke otak.
Tanpa penanganan cepat, kerusakan sel otak dapat terjadi dalam hitungan menit dan berdampak permanen pada fungsi tubuh.
Karena itu, pemilihan rumah sakit dengan kesiapan sistem stroke yang teruji menjadi faktor penting dalam menentukan peluang pemulihan pasien.
Baca juga : Pastikan Keamanan Digital, BCA Raih Sertifikasi ISO AI dan Privasi Data
Sebagai pusat layanan neuroscience unggulan, SHLV didukung kolaborasi tim multidisiplin yang terdiri atas dokter spesialis saraf, bedah saraf, radiologi, ICU, hingga rehabilitasi medik.
Dukungan teknologi medis terkini serta protokol klinis yang terstandarisasi memungkinkan penanganan stroke dilakukan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan.
“Kolaborasi tim dan kesiapan teknologi menjadi kunci utama. Kami memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang optimal sejak fase akut hingga pemulihan,” tambah Erick.
Dengan pencapaian ini, Siloam Hospitals Lippo Village semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu rujukan utama penanganan stroke di Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan berkualitas internasional yang dapat diakses masyarakat luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya