Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Masa Depan Indonesia
Jumat, 13 Agustus 2021 11:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Berbagai tindakan amoral banyak terjadi di tengah masyarakat, mulai dari bullying antar teman, Guru disekolah, sampai terakhir tindakan korupsi dana bantuan sosial (bansos) oleh tokoh atau oknum pimpinan, apa sih yang menyebabkan hal tersebut terjadi ? hal tersebut dikatakan Dosen Psikologi Universitas Mercu Buana (UMB) Yenny, M.Psi, Psikolog.
"Banyak faktor yang membuat manusia melakukan hal tersebut mulai dari agama, lingkungan, keluarga, teman, panutan sosial yang salah, kurang pendampingan, medsos, krisis moral dan banyak lainnya" ungkap Yenny dalam acara Webinar yang digelar Pusat pengembangan kompetensi pendidikan Tenaga Kependididikan dan Kejuruan P2KPTK2 Jakarta Barat bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana (12/8).
Baca juga : Dubes China Xiao Qian Serahkan Bantuan Alkes Untuk Indonesia
Menurutnya, karakter merupakan salah satu solusi atas berbagai permasalahan sosial di Indonesia, untuk itu pendidikan katakter harus menjadi salah satu mata pelajaran wajib mulai dari tingkat paling bawah hingga perguruan tinggi.
"Pendidikan karakter atau pendidikan nilai-nilai tidak hanya sebagai mata pelajaran namun harus dipahami, dilakukan atau dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kemajuan teknologi di imbangi dengan karakter yang baik" jelasnya di depan guru guru se Jakarta Barat.
Baca juga : Asyik, Nge-Mall Sambil Divaksin
Oleh karenanya, lanjut Yenny yang juga Wakil Dekan Psikologi UMB, orang yang memiliki kompetensi namun tidak memiliki karakter akan menjadi masalah seperti halnya yang terjadi sekarang ini di Indonesia,
"Kami berharap penguatan pendidikan karakter masuk dalam mata pelajaran, agar kedepan melahirkan generasi muda unggul, sehingga ketika menjadi pejabat atau pemimpin disegani tidak hanya oleh rakyatnya tapi dunia", tambahnya. (ARM)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya