Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pusat Perbelanjaan Sediakan Sentra Vaksinasi Mini

Asyik, Nge-Mall Sambil Divaksin

Jumat, 13 Agustus 2021 06:35 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta mengajak pengelola pusat perbelanjaan menyediakan sentra vaksinasi mini. Dengan begitu, setiap pengunjung bisa melakukan vaksinasi sebagai syarat wajib masuk ke pusat perbelanjaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, sentra vaksinasi tersebut bukan hanya memfasilitasi atau menyasar pengunjung mall. Tapi juga karyawan tenant/toko di dalamnya supaya divaksin.

Berita Terkait : Sehat365 Bantu Perusahaan Gelar Vaksinasi Gotong Royong

Menurut Andri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertekad memvaksinasi seluruh warga berusia 12 tahun ke atas yang beraktivitas dan berada di Jakarta. Keberadaan sentra vaksinasi mini di setiap pusat perbelanjaan, diharapkan bisa mempercepat pencapaian target 11 juta warga tervaksin.

“Ayo, bantu fasilitasi mereka yang belum vaksin. Kolaborasi ini sangat membantu. Sekaligus menjadi daya tarik. Masyarakat bisa ke mall sekaligus divaksin,” ajak Andri di Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : KAI Commuter Kembali Gelar Vaksinasi di Tiga Stasiun

Andri mengatakan, fasilitas dan vaksinnya sudah ada. Sekarang masyarakat bisa dengan mudah mengakses layanan vaksinasi. “Tinggal terus sosialisasi dan edukasi. Supaya masyarakat sadar pentingnya vaksinasi,” imbuhnya.

Saat ini, 39 mall dari 85 mall di bawah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (AP­PBI) sudah berkolaborasi menyediakan sentra vaksinasi.

Berita Terkait : Kapolda Metro: Program Vaksinasi Merdeka Efektif Ajak Warga Lakukan Vaksinasi

Dinas PPKUKM juga mendorong mall-mall besar yang membuka sentra vaksinasi bisa berbagi dengan pusat perbelanjaan lain supaya ada pemerataan.

“Contohnya, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, itu ada sekitar 10 tim. Ini tentu sangat mungkin diperbantukan di pusat perbelanjaan lain yang belum ada sentra vaksinasi,” kata Andri.
 Selanjutnya