Dewan Pers

Dark/Light Mode

Indonesia-Australia Selaraskan Kegiatan Penguatan Kesehatan Hewan Nasional

Rabu, 1 Desember 2021 16:59 WIB
Pertemuan Program Steering Committee Australia Indonesia Health Security Partnership secara virtual, Senin (29/11)/Ist
Pertemuan Program Steering Committee Australia Indonesia Health Security Partnership secara virtual, Senin (29/11)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia bersama Australia menyelaraskan program kerja sama dalam kerangka Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) untuk penguatan layanan kesehatan hewan nasional. 

Hal ini disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Nuryani Zainuddin yang mewakili Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada pertemuan Program Steering Committee (PSC) ke-2, Senin (29/11). 

"Program ini bentuk kolaborasi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Australia mendukung ketahanan kesehatan nasional yang menjadi prioritas Indonesia," ungkapnya. 

Berita Terkait : Indonesia-Singapura Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Covid-19

Menurut Nuryani, Program AIHSP telah berjalan sejak tahun 2020 dengan lima tujuan prioritas, yakni penguatan untuk sistem surveilans penyakit hewan, kesiapsiaagan darurat dan respons, pengendalian penyakit hewan menular strategis dan Zoonosis prioritas. 

"Program juga fokus pada penguatan kapasitas sumber daya kesehatan hewan dan pelibatan sektor swasta dalam pengendalian penyakit dan peningkatan produksi ternak," tuturnya.

Nuryani menjelaskan, kerja sama program AIHSP mendukung implementasi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019 tentang peningkatan kapasitas dalam mencegah, mendeteksi dan merespons wabah penyakit, pandemi, global dan kedaruratan nuklir, biologi dan kimia.  

Berita Terkait : 18 Pabrik Danone-AQUA Raih Sertifikasi dan Penghargaan Industri Hijau 2021

“Kita berharap kegiatan dalam implementasi program ini dapat membangun landasan yang kuat untuk penguatan sistem kesehatan hewan nasional yang berkelanjutan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Nuryani menuturkan bahwa program AIHSP telah dilaksanakan dengan pendekatan One Health dengan melibatkan multi sektor dan multi disiplin untuk mencapai kesehatan manusia, hewan dan lingkungan yang optimal. 

Sementara, Minisiter Counsellor DFAT Kirsten Bishop menyampaikan dukungannya untuk terus memperkuat sistem kesehatan hewan di Indonesia. Termasuk dukungan untuk kepemimpinan Indonesia di G20. Pasalnya, isu One Health menjadi salah satu prioritas utama Indonesia. 

Berita Terkait : Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Pada kesempatan terpisah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah mengingatkan agar ada sinergi antara pemerintah dengan AHISP serta mitra kerja lainnya. 

"Diperlukan koordinasi yang baik untuk memastikan kegiatan saling mengisi satu sama lain, sehingga tujuan bersama yakni ketahanan kesehatan nasional dapat tercapai," pungkasnya. [KAL]