Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wujudkan Keinginan Presiden Jokowi
BNPT Kebut Peresmian KTN Di 4 Provinsi
Jumat, 8 April 2022 14:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar berharap, program deradikalisasi berbasis kesejahteraan dengan konsep Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) dapat segera diresmikan di empat provinsi lain.
Sebelumnya, BNPT telah bekerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan pihak swasta melakukan soft launching KTN di Turen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur (24/3).
Baca juga : RUU TPKS Disetujui DPR, Puan Anggap Hadiah Bagi Kaum Perempuan Di Hari Kartini
KTN akan diwujudkan di 5 Provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.
"Dimohon untuk terus update kesiapan peresmian KTN di wilayah lainnya. Percepatan KTN diharapkan tahun ini selesai. Mei kita launching di Jawa Barat/Jawa Tengah, Juni di Sumbawa, dan Juli di Morowali," ujar Boy, saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) BNPT, seperti keterangan yang diterima RM.id, Jumat (8/4).
Baca juga : Kunjungi Jambi, Jokowi Bagikan BLT Migor Hingga Tinjau Pabrik Pinang
Mantan Kapolda Banten ini menambahkan, KTN merupakan komitmen BNPT dalam menjawab keinginan Presiden Joko Widodo untuk perluasan kawasan deradikalisasi di luar lapas kepada eks napiter (narapidana terorisme) yang disebut sebagai Mitra Deradikalisasi.
KTN merupakan salah satu bentuk pendekatan lunak yang mengedepankan aspek kesejahteraan dengan memberikan fasilitas kepada mitra deradikalisasi, penyintas dan masyarakat untuk mengembangkan produktivitas ekonomi.
Baca juga : Kemenkes Perluas Layanan Mobile X-Ray Pemeriksaan TB Di 7 Provinsi
Kawasan ini dijadikan sarana reintegrasi sosial bagi mitra deradikalisasi agar memiliki kemandirian ekonomi. Agar mitra deradikalisasi dapat memanfaatkan wilayah KTN dengan baik, Kepala BNPT berharap Tim Sinergisitas dapat melakukan koordinasi dan kerja sama yang baik dengan Kementerian Pertanian.
"Perlu pembicaraan intens dengan kementerian pertanian. Terkait pelatihan pertanian dan peternakan yang dapat dimanfaatkan oleh mitra deradikalisasi," jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya