Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Sementara kasus aktif Covid-19, kata Guru Besar Universitas Indonesia (UI) itu, mengalami kenaikan lebih dari 10 persen dalam empat hari terakhir. Ada 5 provinsi yang mengalami kenaikan kasus aktif Covid-19 dalam satu pekan terakhir.
Kelima provinsi tersebut, yakni, DKI Jakarta (30 persen), Banten (38 persen), Jawa Barat (18 persen), Yogyakarta (45 persen) dan Jawa Timur (37 persen).
Baca juga : Jokowi: Situasi Covid Masih Terkendali, Booster Harus Terus Digenjot
“Ini penting diwaspadai, mengingat selama kurang lebih 3 bulan berturut-turut sejak gelombang Omicron, kita berhasil mempertahankan kasus agar tetap stabil,” ingatnya.
Syukurlah, kenaikan kasus positif dan kasus aktif Covid-19 tidak diikuti dengan peningkatan keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di rumah sakit. Juga, kasus kematian. “Persentase BOR di bawah 3 persen,” beber Wiku.
Baca juga : Gattuso Resmi Jadi Pelatih Baru Valencia
Dia pun meminta seluruh kepala daerah di 5 provinsi tersebut mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 dan lonjakan kasus.
Selain itu, dia meminta masyarakat tetap menggunakan masker dan rajin mencuci tangan agar terhindar dari penularan.
Baca juga : Covid Masih Ada, PPKM Lanjut Level 1
“Dimohon juga kepada seluruh masyarakat segera vaksinasi dosis ketiga bagi yang belum, untuk semakin meningkatkan kekebalan komunitas,” imbaunya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya