Dewan Pers

Dark/Light Mode

PPIH Cek Kesiapan Perusahaan Pengangkutan Bagasi Jemaah Haji Indonesia

Jumat, 24 Juni 2022 13:25 WIB
Operation Manager JMC, Ameer Alsulaimani (ketiga kiri) seusai menjelaskan proses pengurusan bagasi Jemaah Haji. (Foto: Dok. Kemenag)
Operation Manager JMC, Ameer Alsulaimani (ketiga kiri) seusai menjelaskan proses pengurusan bagasi Jemaah Haji. (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Makkah.

Perusahaan yang ditunjuk oleh Saudi Airline ini akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi tercatat milik jemaah haji Indonesia.

Meski fase kepulangan jemaah haji Indonesia masih jauh, pemerintah Indonesia melakukan gerak cepat. Sebab, barang bagasi jemaah harus sudah siap 2 x 24 jam sebelum penerbangan. Hal ini mengingat bagasi jemaah harus melewati beberapa tahapan pengecekan.

Berita Terkait : Gandeng Liga Spanyol, PSSI Genjot Pengembangan Sepakbola Indonesia

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Haryanto menjelaskan bahwa gudang milik JMC ini akan digunakan untuk pengecekan bagasi jemaah yang menggunakan maskapai Saudia Airline.

Dalam prosesnya, lanjut Haryanto, barang jemaah akan dijemput oleh pihak JMC dari hotel tempat pemondokan lalu diantarkan ke gudang.

"Setelah diangkut dan diperiksa oleh pihak JMC, barang kemudian dibawa ke bandara. Nanti barang bisa diambil di asrama embarkasi masing-masing jemaah," ujar Haryanto di Makkah Kamis, (23/6).

Berita Terkait : Dewan Pers Sahkan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jadi Lembaga Uji

Sementara itu  Operation Manager JMC, Ameer Alsulaimani, menjamin keselamatan bagasi para jemaah. Mereka juga berkomitmen membuat perjalanan ibadah para jemaah haji Indonesia, lebih nyaman terkait bagasi.

"Kami berkomitmen mempermudah proses check-in bagasi jemaah haji. Kami juga akan memindahkan barang terlarang dari bagasi penumpang dan mengorganisirnya," ujar Ameer.

Baik Haryatno dan Ameer, keduanya mengingatkan para jemaah untuk tidak membawa air zamzam, terutama di koper bagasi. Sebab, air zamzam merupakan salah satu barang yang dilarang dibawa di bagasi.

Berita Terkait : Perpusnas Dukung Pengembangan Literasi Di Desa

"Bahkan 1 mili liter zamzam pun tidak boleh dibawa oleh jemaah haji," ujar Ameer. ■