Dark/Light Mode

Dukung Pangan Bergizi, Mentan Ajak Peternak Kambing Perah- Susu Genjot Produksi

Kamis, 4 Juli 2024 05:20 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman. (Foto : Ist)
Mentan Andi Amran Sulaiman. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak para peternak kambing perah dan susu untuk memacu produksi guna mendukung pemenuhan pangan bergizi di Indonesia.

"Susu nanti untuk pangan bergizi. Dari komponen makanan bergizi itu 80 persen kita produksi. Bahkan 100 persen kita (bisa) produksi,” kata Amran saat mengunjungi Bhumi Nararya Farm di Kabupaten Sleman, DIY, pekan lalu.

“Negara ini kaya banget, yang penting kita serius," lanjutnya.

Baca juga : Dorong Swasembada Pangan, Mentan Amran Maksimalkan Modernisasi Pertanian

Ia pun optimis Indonesia mampu memproduksi susu yang cukup walaupun membutuhkan proses berjalan yang tidak lama, yaitu sekitar lima sampai sepuluh tahun.

"Jujur aku kadang gemas. Masa susu aja kita impor sekian banyak. Tapi doakan ke depan yang penting kita komitmen bersama-sama kita bereskan," ucapnya.

Amran mengatakan adapun fokus utama yang sedang diupayakan pemerintah adalah Indonesia bisa swasembada beras. Sebab, beras merupakan komoditi pangan utama yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca juga : Dukung Ketersediaan Energi Nasional, PetroChina Jabung Amankan Pasokan Gas Bumi

"Pangan adalah strategis, tidak ada pangan tidak ada negara. Kalau pangan bermasalah negara bermasalah sehingga padi mutlak dulu kita rebut swasembada," katanya.

Selain itu, ia pun mengungkapkan keyakinannya bahwa baik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) maupun presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki komitmen yang sama-sama luar biasa dalam  membangun bangsa termasuk mewujudkan program swasembada pangan.

"Kami yakin presiden sekarang Jokowi dan presiden terpilih komitmen untuk merah putih, untuk republik ini ini luar biasa," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.