Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Ini Penjelasan Kemlu, Soal WNI Yang Diberitakan Dibunuh Suaminya Di Berlin
Senin, 15 Juli 2024 14:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI), Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha menyampaikan penjelasan soal kematian WNI berinisial YCH (34).
Judha memaparkan, informasi tentang kematian YCH telah diterima Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), dari Kepolisian Fürstenfeldbruck, Bayern pada tanggal 11 Juli 2024.
Baca juga : Ini Komentar Donald Trump Soal Biden Yang Salah Sebut Namanya Di Konferensi Pers
"Almarhumah ditemukan meninggal di rumahnya pada tanggal 9 Juli 2024. Diduga, YCH merupakan korban pembunuhan," beber Judha dalam keterangannya, Senin (15/7/2024).
Pihak Kepolisian telah melakukan otopsi, dan terus menyelidiki peristiwa ini.
Baca juga : Ini Kader Golkar Yang Disiapkan Berduet Dengan Kaesang Di Pilkada Jakarta
Media lokal setempat memberitakan, YCH dibunuh oleh suaminya yang berkewarganegaraan asing. Setelahnya, suami YCH dikabarkan bunuh diri.
KJRI Frankfurt telah menginformasikan kabar duka ini kepada pihak keluarga. Selanjutnya, KJRI Frankfurt akan memberikan layanan kekonsuleran bagi keluarga dan memfasilitasi pemulangan jenazah ke Indonesia.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Rabu 10 Juli Hadir Di Metropolitan Mall
"KJRI Frankfurt juga akan terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat, untuk menyelidiki kasus ini," pungkas Judha.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya