Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di Forum 19, PUPR Perkuat Kerja Sama Jalan Dengan Korsel
Sabtu, 3 Agustus 2024 23:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat kerja sama di bidang Infrastruktur jalan dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel).
Kolaborasi kedua negara ini tertuang dalam Forum The 19th Indonesia-Korea Road Conference (IKRC) atau Forum Konferensi Jalan Indonesia-Korea ke-19 di Yogyakarta, Rabu (31/7).
Baca juga : Rapat Kerja IMA Sumsel Hasilkan Berbagai Usulan Pembangunan Daerah
Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Rachman Arief Dienaputra mengatakan, forum ini untuk berbagi pengetahuan, menginspirasi kolaborasi, dan secara kolektif membentuk masa depan jalan di Indonesia. Kedua negara ini sama-sama memiliki pertumbuhan ekonomi positif yang didukung dengan jaringan infrastruktur konektivitas yang terus berkembang.
"Jalan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan integrasi regional. Selain itu di Indonesia dan Korsel mengalami urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang pesat sehingga memberikan tekanan yang sangat besar pada infrastruktur jalan,” katanya.
Baca juga : Di Forum IICCS 2024, Pertamina Beberin Jurus Jadi Pemimpin Regional Bisnis CCS
Menurut Arief, Indonesia menghadapi sejumlah tantangan dalam aspek pemeliharaan jalan, peningkatan, dan perluasan infrastruktur, kemacetan lalu lintas, keselamatan jalan, dan kebutuhan infrastruktur jalan yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, konferensi ini diharapkan bisa membantu menemukan solusi yang inovatif bagi persoalan-persoalan tersebut. Pada Forum The 19th Indonesia – Korea Road Conference akan membahas sejumlah materi, seperti Implementasi Structural Health Monitoring System (SHMS) di Indonesia, inovasi aplikasi in-slope untuk manajemen aset jalan, penggunaan CCTV-AI untuk pemantauan lalu lintas, termasuk penerapan aplikasi artificial intelegence atau AI untuk jalan pintar di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca juga : Forum IPPP: DPR RI Dorong Kerja Sama Lebih Erat dengan Negara Kepulauan Pasifik
Sementara Direktur Divisi Kebijakan Jalan Korea Selatan, Tae Suk Kang mengatakan, kerja sama ini harus terus meningkat baik secara kuantitas dan kualitas. Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Korsel diharapkan dapat merealisasikan harapan kedua negara terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia.
Sejak tahun 2019 hingga 2023, PUPR telah bekerja sama dengan Kementerian Tanah, Infrastruktur dan Transportasi (Ministry of Land, Infrastructure and Transport/MOLIT) Korea Selatan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan jembatan pada jaringan jalan nasional melalui program yang disebut Establishment of Integrated Management for Structural Health Monitoring System (SHMS).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya