Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Genjot Ekonomi Nasional
Menhub Kebut Bali Maritim Tourism Hub
Minggu, 11 Agustus 2024 07:35 WIB
Sebelumnya
“BMTH diharapkan juga meningkatkan kunjungan turis asing di Pelabuhan Benoa 1,5 kali lipat dan turis domestik hingga 2 kali lipat,” harapnya.
Ia menambahkan, kehadiran BMTH sudah menjadi daya tarik wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar atau cruise.
Pada 2023, Pelabuhan benoa sukses menjadi tempat bersandar bagi 48 cruise dengan arus penumpang mencapai 77 ribu orang.
Baca juga : PKB Akan Putuskan Sikap Gabung KIM Atau Oposisi
Ini menjadi salah satu indikasi potensi peningkatan kunjungan wisata baru di Bali dari sisi laut. Selain itu, BMTH juga akan menarik pasar turis kelas atas.
Tahun ini dengan berbagai penambahan kapasitas yang ada di BMTH, Erick yakin jumlahnya akan meningkat.
Sebelumnya, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menjelaskan, selama pengerjaan, BMTH menyerap sekitar 1.900 pekerja lokal untuk pembangunannya.
Baca juga : Pemerintah Kudu Serius Genjot Produksi Beras
Proyek ini diharapkan dapat mendorong per tumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di sekitar kawasan Benoa.
“Progres pembangunan BMTH saat ini sudah mencapai 93 persen dan sesuai dengan arahan Menteri BUMN akan segera dirampungkan pada september 2024,” ungkapnya.
Untuk diketahui, BMTH merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa agar menjadi hub pariwisata maritim unggulan.
Baca juga : PKB Mau Usung Calon Yang Punya Logistik
BMTH akan mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, guna menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi.
Selain itu juga, sebagai wisata bahari di Tanah Air, BMTH juga terkoneksi dengan jalur pariwisata domestik maupun internasional.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 11 Agustus 2024 dengan judul Genjot Ekonomi Nasional, Menhub Kebut Bali Maritim Tourism Hub
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya