Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pekerja Migran Sering Jadi Sasaran Empuk
Indonesia Ajak ASEAN Berantas Kasus TPPO
Jumat, 16 Agustus 2024 07:35 WIB
Sebelumnya
“Dalam hal ini, Ditjen Imigrasi melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan manusia dengan kerja sama regional maupun internasional,” tegasnya.
Menurutnya, kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN telah memberikan kontribusi besar dalam upaya pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia.
Pada 2022, sekitar 484 WNI berhasil dipulangkan dari Kamboja, termasuk 202 orang yang diterbangkan dengan pesawat carter, serta 23 WNI dari Laos.
Baca juga : Piala Super Eropa 2024, Los Blancos Raih Gelar Keenam
Kemudian, Juli 2023, 10 WNI kembali dipulangkan dari Kamboja dengan bantuan Pemerintah Kamboja.
Sementara, 26 WNI lainnya dipulangkan dari Myanmar dengan bantuan KBRI Yangon setelah diduga menjadi korban perdagangan manusia.
Selain itu, pada 26 Juni 2023, Imigrasi Indonesia bersama Pemerintah Filipina melakukan operasi penyelamatan terhadap 137 WNI yang terjebak dalam perusahaan penipuan online.
Baca juga : Kimberly Ryder, Bingung, Suami Ogah Bercerai
“Kami berharap DGICM, khususnya forum ASEAN Head of Special Unit on People Smuggling memberikan manfaat dalam menyelesaikan persoalan di wilayah kawasan ASEAN, khususnya permasalahan penyelundupan manusia,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor di ASEAN untuk bersama mengatasi TPPO. Sebab, TPPO merupakan kejahatan lintas negara.
“Kerja sama internasional harus ditingkatkan dalam partisipasi multi sektor. Saat ini, tidak ada satu pun negara bisa menangani sendiri kejahatan lintas negara tersebut,” ucap Silmy.
Baca juga : Jokowi Beri Bintang untuk Prabowo, Luhut, Erick, Paloh
Terpisah, Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan, kasus TPPO sudah sangat mengkhawatirkan. n KPJ
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 16 Agustus 2024 dengan judul Pekerja Migran Sering Jadi Sasaran Empuk, Indonesia Ajak ASEAN Berantas Kasus TPPO
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya