Dark/Light Mode

Sambut KTT Asia Zero Emission Community

Kadin Harap Dunia Usaha Dilibatkan Susun Kebijakan

Rabu, 21 Agustus 2024 07:35 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. (Foto: Dok. Kadin Indonesia)
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. (Foto: Dok. Kadin Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah dan dunia usaha untuk mencapai target nol emisi karbon dan transisi energi yang berkelanjutan.

Dia berharap, kalangan dunia usaha dilibatkan dalam menyu­sun setiap regulasi atau policy dekarbonisasi.

Arsjad menilai, pihak swasta memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi di lapangan. Mereka juga akan mengimple­mentasikan kebijakan tersebut di lapangan.

Baca juga : OSO Pilih Koalisi Peduli Daerah

Hal tersebut disampaikan Arsjad usai mengikuti AZEC (Asia Zero Emission Community) Advocacy Group Roundta­ble yang digelar di Hotel St. Re­gis, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Saat memberikan keterangan tersebut, Arsjad didampingi President Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Prof. Tatsuya Wata­nabe, Managing Director Japan Business Federation Arihiro Iwamura, dan Ketua ASEAN-BAC Laos 2024 Oudet Souvan­navong.

Forum ini digelar Kadin dan ASEAN-BAC Laos untuk me­nyambut AZEC Ministerial Meeting atau Pertemuan Tingkat Menteri Komunitas Emisi Nol Asia Kedua atau AZEC Kedua yang akan digelar Rabu hingga Kamis, 21-22 Agustus 2024.

Baca juga : PKS Digoyang Loyalis Anies

Kepada wartawan, Arsjad menjelaskan, AZEC Advocacy Group diselenggarakan untuk mendukung pembangunan eko­nomi regional yang lebih inklu­sif.

Dia berharap, upaya mencapai target nol emisi karbon dapat di­lakukan dengan mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanju­tan lingkungan.

Menurutnya, tantangan ter­besar dalam transisi energi ini adalah cara mengintegrasikan energi bersih tanpa mengor­bankan keamanan dan keterse­diaan energi.

Baca juga : PKS Tinggalkan PDIP, Demokrat Dan PPP

“Kami ingin memastikan bahwa kontribusi sektor swasta diakui dan diintegrasikan dalam upaya transisi energi yang berkelanjutan di Asia,” tutur Arsjad.

Arsjad berharap, apa yang disampaikan dari kalangan dunia usaha didengarkan oleh para menteri yang akan mengikuti AZEC Ministerial Meeting.

“Nantinya, di Laos akan ada pertemuan para pemimpin ASEAN Plus, yang memung­kinkan diskusi antara pemimpin ASEAN dan negara-negara di luar ASEAN untuk mencari solusi bersama,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.