Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyatakan, saat ini partainya belum memutuskan, arah haluan politik ke depan. Yang jelas, akan memilih yang baik dan yang berpihak kepada daerah.
Menurutnya, Partai Hanura akan bergabung pada gerbong dan koalisi yang mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan daerah. Saat ini, ungkap OSO, pihaknya sedang memusyawarahkan. Karena waktunya masih cukup untuk memutuskan, kemana harus pergi dengan kepengurusan baru.
“Arahnya, yang jelas ke mana yang baik, yang konsisten, dan yang berpihak kepada daerah,” ujar OSO, ditemui usai terpilih kembali menjadi Ketua Umum Hanura dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV yang digelar di Badung, Bali, 18-20 Agustus 2024.
Dikatakannya, Partai Hanura bakal membahas arah politik partai dalam waktu dekat. OSO ingin mendengarkan terlebih dahulu aspirasi dari jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Baca juga : PKS Digoyang Loyalis Anies
Dia mengaku, sudah dapat banyak masukan dari kader, terkait langkah Hanura ke depan. Pada intinya, daerah merasa tidak tersentuh oleh pusat. Saat ditanya, bagaimana jika Partai Hanura diajak mendukung koalisi Pemerintahan Prabowo-Gibran, OSO kembali menekankan, masih akan mendiskusikannya dengan jajaran. “Nanti kita setelah kepengurusan sudah lengkap ya,” tambahnya.
Wakil Ketua MPR periode 1999-2004 ini menambahkan, saat ini fokus Hanura, yakni bangkit menghadapi agenda politik terdekat, Pilkada Serentak. Partainya turut mengusung 11 pasangan Cagub-Cawagub dan 245 Cabup-Cawabup, Cawalkot, dan Cawawalkot di Pilkada Serentak akhir November.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2017-2019 ini mengimbau, seluruh jajaran partai dari atas hingga ke bawah, seluruh anggota DPRD terpilih, bergerak serentak, kerja turun ke bawah, memenangkan calon kepala daerah di seluruh Pilkada yang didukung Partai Hanura.
Ketua Umum Gebu Minang periode 2016-2021 ini meminta, kader Hanura mendekati dan menangkan hati rakyat. Yakinkan Hanura adalah partai yang komit, teguh, utuh, dan senantiasa berpihak kepada daerah. “Kita berjuang terus memajukan daerah, Partai kita tagline-nya berpihak kepada daerah.
Baca juga : PKS Tinggalkan PDIP, Demokrat Dan PPP
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2010-2015 ini juga mengingatkan bahaya calon tunggal dalam kontestasi Pilkada. “Calon tunggal itu memang ada mekanismenya. Tapi hati-hati, lebih bahaya. Kalau tahu-tahu yang menang kotak kosong, wah itu bahaya,” pesannya.
Sebelumnya, Munas IV yang digelar sejak Minggu (18/8/2024) membahas beberapa hal. Di antaranya pemilihan ketua umum, arah partai ke depan, dan langkah-langkah memenangi Pilkada 2024.
Sejauh ini, Munas menghasilkan keputusan menetapkan OSO sebagai Ketua Umum Hanura secara aklamasi. OSO mendapat dukungan mayoritas dari 1.500 kader yang hadir dalam Munas tersebut. “Saya pikir ini demokrasi yang luar biasa, bukan karena saya terpilih, tetapi karena musyawarah seperti nilai demokrasi itu,” kata OSO setelah terpilih aklamasi.
Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Daerah ini berterima kasih kepada kader atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya memimpin Hanura selama lima tahun terakhir ini, dan lima tahun ke depan.
Baca juga : Komisi X Telusuri Distribusi 20 Persen Dana Pendidikan
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 21 Agustus 2024 dengan judul Arah Haluan Politik Hanura, OSO Pilih Koalisi Peduli Daerah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya