Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jawab Pertanyaan DPR, Kemenag: Tidak Ada Jual Beli Kuota Haji
Kamis, 22 Agustus 2024 00:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Isu jual beli kuota haji menjadi salah satu poin yang diangkat dan ditanyakan Pansus Haji DPR dalam sidang perdana yang menghadirkan Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, di Gedung DPR, Rabu (21/8/2024). Sejumlah anggota pansus menanyakan dan mengkonfirmasi isu yang mereka dengar tentang jual beli kuota haji.
“Kemenag tidak ada penjualan kuota,” tegas Hilman, menjawab pertanyaan itu.
Baca juga : Jawab Pansus, Kemenag Tegaskan Tak Ada Jual Beli Kuota Haji
Menurut Hilman, secara sistem, jual beli kuota tidak bisa dilakukan oleh Kemenag. Karenanya, jika ada yang mendapat informasi tersebut bisa melaporkan ke Kemenag sehingga bisa ditelusuri datanya, proses penjualannya, caranya seperti apa, serta oknumnya dari Kemenag mana, apakah daerah, wilayah, atau pusat.
“Kami akan tindaklanjuti setiap pengaduan,” ucap Hilman.
Baca juga : Anggota Pansus Haji PAN Pertanyakan Simpulan Raker Kuota Haji Indonesia
“Kami mohon info lebih valid. Saya khawatir ini yang menjadi kecurigaan atau pandangan negatif terhadap proses bisnis Kemenag dalam penyelenggaraan haji,” sambungnya.
Hal senada disampaikan Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab. Dia memastikan, jemaah yang berangkat haji tahun ini sesuai dengan regulasi dan sesuai dengan Siskohat.
Baca juga : Kemeriahan Perayaan HUT RI Ke-79 di Bali Beach Hotel
“Kalau ada kasus, laporkan secara tertulis. Apakah orang Kemenag atau bukan. Saya ingin tahu siapa yang main. Kita semua sudah berbasis aplikasi. Kalau ada yang menawarkan, jelas itu penipuan,” ucapnya.
Tahun ini, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000, terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. Selain itu, Indonesia juga mendapat 20.000 kuota tambahan. Total kuota haji Indonesia adalah 241.000 jemaah, terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya